Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

Pada tanggal 1 Juni 2026, bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk mengingat kembali dasar negara yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila bukan hanya simbol persatuan, tetapi juga nilai luhur yang mengajarkan gotong royong, keadilan, persatuan, dan tanggung jawab dalam membangun Indonesia. Bagi PT Intan Pertiwi Industri, semangat Pancasila menjadi pengingat penting bahwa kemajuan industri tidak hanya dibangun melalui teknologi, kualitas produk, dan kerja keras, tetapi juga melalui nilai kebersamaan, integritas, serta komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa. Dalam setiap proses kerja, nilai-nilai tersebut menjadi dasar untuk terus menjaga kepercayaan pelanggan, mitra, dan seluruh pihak yang mendukung perkembangan industri nasional. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan penyediaan kawat las elektroda berkualitas untuk kebutuhan industri, PT Intan Pertiwi Industri percaya bahwa persatuan dan kerja sama adalah fondasi penting dalam menghadapi tantangan masa depan. Dengan semangat Pancasila, mari terus berkarya, memperkuat kolaborasi, dan mendukung kemajuan industri Indonesia secara berkelanjutan. Keluarga besar PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Mari jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai inspirasi untuk terus bekerja, bersatu, dan berkontribusi bagi Indonesia.
Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Pada tanggal 31 Mei 2026, umat Buddha di Indonesia memperingati Hari Raya Waisak 2570 BE. Peringatan ini menjadi momen penting untuk merenungkan nilai-nilai kedamaian, kebijaksanaan, ketulusan, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari. Puncak peringatan Waisak 2026 juga dilaksanakan pada 31 Mei 2026 melalui kegiatan Puja Bhakti di vihara, cetiya, sekolah, dan candi Buddha di seluruh Indonesia. Bagi PT Intan Pertiwi Industri, momentum Waisak menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak hanya dibangun melalui kerja keras, teknologi, dan kualitas produk, tetapi juga melalui sikap saling menghormati, menjaga keharmonisan, serta menjalankan tanggung jawab dengan penuh ketulusan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat perusahaan dalam terus mendukung kebutuhan industri melalui produk kawat las yang berkualitas dan dapat diandalkan. Di tengah dinamika dunia industri yang terus berkembang, kedamaian dan kebijaksanaan menjadi bekal penting dalam membangun kerja sama yang kuat antara perusahaan, pelanggan, mitra, dan seluruh pihak yang berperan dalam kemajuan bersama. Dengan semangat Waisak, mari kita terus menjaga hubungan yang harmonis, bekerja dengan integritas, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Keluarga besar PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026. Semoga kedamaian, kebahagiaan, dan kebijaksanaan senantiasa menyertai kita semua.
PT Intan Pertiwi Industri Dukung Mesin Expo 2026 Politeknik Negeri Jakarta melalui Seminar dan Kompetisi Pengelasan SMAW

Jakarta, Mei 2026 — PT Intan Pertiwi Industri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda melalui partisipasi aktif pada rangkaian kegiatan Mesin Expo 2026 Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Mengangkat tema “From Skill to Global Impact: Masa Depan Permesinan Indonesia”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri untuk mendorong lahirnya sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan manufaktur modern serta memiliki daya saing yang lebih luas di masa depan. Sebagai bagian dari dukungan tersebut, PT Intan Pertiwi Industri turut mengambil peran melalui dua agenda utama, yaitu menghadirkan pemateri pada Seminar Pengelasan dan mendukung pelaksanaan Kompetisi Pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) melalui penyediaan kebutuhan material dan perlengkapan praktik. Berbagi Pengetahuan melalui Seminar Pengelasan Pada 25 Mei 2026, PT Intan Pertiwi Industri menghadirkan Syuhada Aleen Maulana sebagai pemateri dalam Seminar Pengelasan yang menjadi bagian dari rangkaian Mesin Expo 2026. Melalui sesi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri pengelasan, pentingnya pemilihan elektroda sesuai kebutuhan aplikasi, hingga bagaimana kualitas proses pengelasan berpengaruh terhadap hasil pekerjaan di lingkungan industri. Selain membahas aspek teknis, seminar juga membuka ruang diskusi mengenai kebutuhan kompetensi yang dibutuhkan industri saat ini, mulai dari kemampuan teknis, pemahaman standar kerja, keselamatan kerja, hingga kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi manufaktur. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai implementasi teori di dunia industri secara langsung. Dukung Kompetisi Pengelasan SMAW melalui Material dan Perlengkapan Praktik Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada 26 Mei 2026 melalui pelaksanaan Kompetisi Pengelasan SMAW yang berlangsung di Workshop Welding Politeknik Negeri Jakarta. Sebagai bentuk dukungan terhadap terselenggaranya kompetisi, PT Intan Pertiwi Industri menyediakan berbagai kebutuhan praktik yang digunakan selama perlombaan berlangsung. Material dan perlengkapan yang didukung meliputi: Kawat las elektroda KOBELCO RB-26 diameter 2,6 mm dan 3,2 mm Kawat las elektroda KOBELCO MS-77 diameter 2,6 mm dan 3,2 mm Plat besi sebagai media praktik pengelasan Alat Pelindung Diri (APD) pengelasan untuk menunjang aspek keselamatan peserta selama kompetisi Dukungan tersebut diberikan untuk membantu menciptakan lingkungan praktik yang lebih optimal sehingga peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja yang menjadi bagian penting dalam industri pengelasan. Diikuti 20 Mahasiswa dari Berbagai Institusi Pendidikan Kompetisi Pengelasan SMAW pada Mesin Expo 2026 diikuti oleh 20 peserta mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan di Indonesia, yaitu: Politeknik Negeri Jakarta Universitas Pancasila Akademi Komunitas Toyota Indonesia Politeknik Negeri Subang Politeknik Astra Politeknik Negeri Manado PSDKU Demak – Politeknik Negeri Jakarta Antusiasme peserta menunjukkan bahwa bidang pengelasan dan permesinan terus menjadi salah satu sektor yang diminati dalam pengembangan kompetensi vokasi dan pendidikan tinggi. Hasil Kompetisi Pengelasan SMAW Mesin Expo 2026 Setelah melalui proses penilaian berdasarkan kualitas hasil pengelasan dan waktu pengerjaan, berikut hasil kompetisi: Expert Level Juara Nama Peserta Instansi Juara 1 Muhammad Hatta Politeknik Negeri Jakarta Juara 2 Juventi R Indap Politeknik Negeri Manado Juara 3 Muhammad Fadhillah Akademi Komunitas Toyota Indonesia Advance Level Juara Nama Peserta Instansi Juara 1 Rafly Noviansyah Politeknik Negeri Subang Juara 2 Radikal Gemuruh Jagat Politeknik Negeri Jakarta Juara 3 Syahman Syarafi Politeknik Negeri Jakarta Competent Level Juara Nama Peserta Instansi Juara 1 Donny Ardiansyah Mantow Politeknik Negeri Jakarta Juara 2 Muhamad Rangga Pramudhito PSDKU Demak – Politeknik Negeri Jakarta Juara 3 Muhammad Ahza Rabbani Politeknik Negeri Jakarta PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan selamat kepada seluruh peserta serta apresiasi khusus kepada para pemenang yang telah menunjukkan kemampuan, ketelitian, dan semangat kompetitif selama pelaksanaan lomba. Kolaborasi untuk Masa Depan Industri Indonesia Partisipasi PT Intan Pertiwi Industri pada Mesin Expo 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi dan memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus berkembang sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara akademis, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Sejalan dengan tema EXPO MESIN 2026 PNJ “From Skill to Global Impact: Masa Depan Permesinan Indonesia”, pengembangan keterampilan dan transfer pengetahuan hari ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan industri permesinan dan manufaktur Indonesia di masa mendatang.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 kepada seluruh umat Muslim yang merayakan. Semoga momen penuh makna ini membawa keberkahan, ketenangan, serta mempererat tali silaturahmi di tengah keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat. Idul Adha menjadi pengingat tentang pentingnya keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Nilai-nilai tersebut juga menjadi inspirasi untuk terus bekerja dengan hati, menjaga kualitas, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi banyak pihak. Di hari yang istimewa ini, semoga setiap pengorbanan dan kebaikan yang dilakukan menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik. Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, mohon maaf lahir dan batin.
PT Intan Pertiwi Industri Berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Mesin Universitas Diponegoro dalam Seminar Pengelasan

Himpunan Mahasiswa Mesin Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Seminar Pengelasan yang berkolaborasi dengan PT Intan Pertiwi Industri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026, bertempat di Ruangan B.204 Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro, dan diikuti oleh hampir 100 peserta dari kalangan mahasiswa. Seminar ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai teknologi pengelasan, khususnya dalam penggunaan kawat las elektroda yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga memperoleh gambaran langsung mengenai peran penting kualitas elektroda dalam menghasilkan sambungan las yang kuat, stabil, dan sesuai standar. Dalam seminar tersebut, materi disampaikan oleh Syuhada Aleen, selaku Kobelco Business Development Indonesia Area. Pembahasan yang diberikan berfokus pada pengenalan dunia pengelasan, pemilihan elektroda yang tepat, serta pentingnya memahami karakteristik kawat las untuk berbagai kebutuhan industri. Penyampaian materi berlangsung secara interaktif, sehingga peserta dapat berdiskusi dan bertanya langsung seputar produk, aplikasi, serta tantangan dalam proses pengelasan. Setelah sesi seminar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengetesan kawat las elektroda dari PT Intan Pertiwi Industri oleh mahasiswa di ruang pengelasan. Pada sesi ini, peserta berkesempatan melihat dan mencoba secara langsung performa kawat las elektroda dalam proses pengelasan. Pengalaman praktik tersebut menjadi nilai tambah bagi mahasiswa karena mereka dapat memahami hubungan antara teori, pemilihan elektroda, teknik pengelasan, dan hasil akhir sambungan las. Melalui kolaborasi ini, PT Intan Pertiwi Industri turut mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang teknik mesin dan pengelasan. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara pengetahuan akademik dan kebutuhan industri, sehingga mahasiswa memiliki wawasan yang lebih luas serta kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja. PT Intan Pertiwi Industri berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan edukasi, seminar, dan pengenalan teknologi pengelasan kepada generasi muda. Dengan adanya kolaborasi bersama institusi pendidikan seperti Universitas Diponegoro, diharapkan pemahaman mengenai pengelasan, pemilihan kawat las, dan standar kualitas industri dapat terus berkembang di kalangan mahasiswa teknik di Indonesia.
Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus 2026

Kenaikan Yesus Kristus 2026 menjadi momen penuh makna bagi umat Kristiani untuk merenungkan nilai iman, pengharapan, kasih, dan keteguhan hati. Peringatan ini mengingatkan bahwa setiap perjalanan hidup memiliki proses, pengorbanan, dan harapan yang dapat membawa manusia menuju kehidupan yang lebih baik. Dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja, makna Kenaikan Yesus Kristus dapat menjadi inspirasi untuk terus menjalankan tanggung jawab dengan tulus, jujur, dan penuh dedikasi. Semangat kasih, kedamaian, serta kepedulian kepada sesama menjadi nilai penting dalam membangun lingkungan yang harmonis, produktif, dan saling menghargai. PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus 2026 kepada seluruh umat Kristiani. Semoga momentum suci ini membawa damai, kekuatan baru, dan pengharapan dalam setiap langkah, serta menjadi pengingat untuk terus menebarkan kebaikan dalam kehidupan, pekerjaan, dan pelayanan kepada sesama.
Apa Itu Elektroda Low Hydrogen dan Kapan Digunakan?

Apa itu elektroda low hydrogen, apa fungsinya, kapan digunakan, dan jenis kawat las KOBE apa yang cocok untuk pengelasan struktur berat dan industri? Dalam dunia pengelasan, pemilihan elektroda tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena setiap jenis kawat las memiliki karakter, fungsi, dan area penggunaan yang berbeda. PT Intan Pertiwi Industri sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produk pengelasan memahami bahwa kebutuhan industri tidak hanya sebatas mendapatkan kawat las, tetapi juga memilih elektroda yang tepat untuk menghasilkan sambungan kuat, stabil, dan sesuai standar pekerjaan. Salah satu jenis elektroda yang banyak digunakan pada pekerjaan struktural dan fabrikasi berat adalah elektroda low hydrogen, yaitu elektroda dengan karakter rendah hidrogen yang dirancang untuk membantu mengurangi risiko retak pada hasil las. Artikel ini akan membahas pengertian, fungsi, waktu penggunaan, serta jenis elektroda low hydrogen agar pembaca dapat memahami pilihan yang tepat sebelum menentukan produk kawat las untuk kebutuhan pekerjaan. Apa Itu Elektroda Low Hydrogen? Elektroda low hydrogen adalah jenis elektroda las busur manual atau SMAW yang dirancang untuk menghasilkan deposit las dengan kadar hidrogen rendah. Hidrogen dalam proses pengelasan dapat berasal dari kelembapan pada coating elektroda, kontaminasi permukaan material, minyak, karat, atau kondisi penyimpanan elektroda yang kurang tepat. Jika hidrogen terjebak di dalam logam las, terutama pada material tertentu, risiko terjadinya retak dingin atau cracking dapat meningkat. Karena itu, elektroda low hydrogen dikembangkan untuk membantu mengurangi masuknya hidrogen ke dalam area las. Karakter ini membuatnya banyak digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan sambungan kuat, stabil, dan minim risiko cacat. Pada pekerjaan pengelasan biasa, elektroda rutile seperti E6013 mungkin sudah cukup untuk kebutuhan umum. Namun, untuk pekerjaan yang lebih kritis, seperti struktur berat, pelat tebal, baja dengan kekuatan tarik lebih tinggi, atau komponen yang menerima tekanan dan beban besar, elektroda low hydrogen menjadi pilihan yang lebih tepat. Secara umum, elektroda low hydrogen memiliki coating berbasis basic yang membantu menghasilkan logam las dengan kualitas mekanis lebih baik. Hasil lasnya cenderung memiliki ketangguhan yang baik, kekuatan tarik tinggi, serta ketahanan terhadap retak yang lebih optimal dibandingkan elektroda umum, selama digunakan dengan prosedur pengelasan yang benar. Namun, perlu dipahami bahwa elektroda low hydrogen juga membutuhkan penanganan yang lebih disiplin. Penyimpanan harus dijaga agar tidak menyerap kelembapan. Dalam beberapa pekerjaan tertentu, elektroda perlu dikeringkan atau dipanaskan kembali sesuai rekomendasi teknis sebelum digunakan. Hal ini bertujuan untuk menjaga performa elektroda dan memastikan hasil pengelasan tetap sesuai standar. Dengan kata lain, elektroda low hydrogen bukan sekadar kawat las untuk menghasilkan sambungan, tetapi bagian dari sistem kerja pengelasan yang menuntut pemilihan produk, persiapan material, penyimpanan elektroda, parameter las, dan keterampilan welder yang tepat. Kapan Menggunakan Elektroda Low Hydrogen? Elektroda low hydrogen sebaiknya digunakan pada kondisi pengelasan berikut: Saat pekerjaan memiliki risiko retak yang tinggiElektroda low hydrogen cocok digunakan ketika material atau kondisi pengelasan berpotensi menimbulkan retak, terutama retak akibat hidrogen atau hydrogen cracking. Untuk pengelasan baja karbon dan baja berkekuatan tinggiJenis elektroda ini relevan untuk pekerjaan pada baja karbon, baja berkekuatan tarik tinggi, dan material yang membutuhkan sambungan las lebih kuat serta stabil. Pada pengelasan struktur baja beratElektroda low hydrogen banyak digunakan untuk proyek konstruksi, jembatan, rangka bangunan, alat berat, dan komponen industri yang menerima beban besar. Ketika sambungan las harus menahan beban statis dan dinamisUntuk struktur yang bekerja dalam tekanan, getaran, atau beban berulang, elektroda low hydrogen membantu menghasilkan sambungan yang lebih andal. Untuk pekerjaan pressure vessel, boiler, tangki, dan pipa industriKomponen ini biasanya bekerja pada kondisi tekanan, temperatur, atau lingkungan operasional yang menuntut, sehingga membutuhkan hasil las yang kuat dan tahan retak. Pada pengelasan pelat tebalSemakin tebal material yang dilas, semakin besar potensi tegangan sisa dan risiko retak. Elektroda low hydrogen membantu mengurangi risiko tersebut jika digunakan dengan prosedur yang tepat. Saat diperlukan preheat dan kontrol interpass temperaturePada pekerjaan tertentu, elektroda low hydrogen sering dikombinasikan dengan preheat, pengaturan interpass temperature, dan teknik pengelasan yang sesuai untuk menjaga kualitas sambungan. Ketika dibutuhkan kualitas visual dan mekanis yang konsistenElektroda low hydrogen tepat digunakan untuk pekerjaan manufaktur dan fabrikasi yang tidak hanya membutuhkan hasil las rapi, tetapi juga kuat secara mekanis. Untuk pekerjaan industri dengan standar kualitas tinggiPenggunaan elektroda ini menjadi penting pada pekerjaan yang harus mengikuti spesifikasi material, standar proyek, dan prosedur pengelasan tertentu. Saat perusahaan membutuhkan hasil pengelasan yang lebih efisien, aman, dan tahan lamaDengan pemilihan produk yang tepat, elektroda low hydrogen dapat membantu meningkatkan keandalan sambungan las dan mengurangi potensi kerusakan di kemudian hari. Jenis Elektroda Low Hydrogen Dalam keluarga produk KOBE Welding Electrode, terdapat beberapa jenis elektroda low hydrogen yang memiliki karakter dan fungsi berbeda. Pemilihan jenis elektroda sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama produk, tetapi juga berdasarkan jenis material, posisi pengelasan, kebutuhan kekuatan, serta kondisi pekerjaan di lapangan. Berikut beberapa jenis elektroda low hydrogen yang umum digunakan dalam pekerjaan pengelasan industri. 1. Kawat Las KOBE LB-26 View this post on Instagram A post shared by KOBE Welding Electrode (@intanpertiwiindustri) KOBE LB-26 merupakan salah satu pilihan elektroda low hydrogen yang dapat digunakan untuk pekerjaan pengelasan baja karbon dan kebutuhan fabrikasi yang memerlukan hasil las kuat serta stabil. Elektroda ini cocok digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan kualitas sambungan lebih baik dibandingkan pengelasan umum, terutama ketika risiko retak perlu dikurangi. Dalam praktik pengelasan, KOBE LB-26 dapat menjadi pilihan untuk pekerjaan fabrikasi, perbaikan, maupun penyambungan material baja yang membutuhkan performa lebih andal. Karakter low hydrogen membantu menghasilkan deposit las yang lebih aman terhadap potensi retak, terutama jika elektroda disimpan dan digunakan sesuai prosedur. Bagi welder, penggunaan elektroda seperti LB-26 juga membantu menjaga kestabilan busur dan kualitas hasil las ketika digunakan dengan parameter yang tepat. Namun, seperti elektroda low hydrogen lainnya, perhatian terhadap kondisi material, kebersihan permukaan, serta teknik pengelasan tetap menjadi faktor penting. KOBE LB-26 AWS A.51 E7016 dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan industri yang mengutamakan kekuatan sambungan, ketahanan hasil las, dan konsistensi kualitas pada pekerjaan baja karbon. 2. Kawat Las KOBE LB-52 View this post on Instagram A post shared by KOBE Welding Electrode (@intanpertiwiindustri) KOBE LB-52 dikenal sebagai salah satu elektroda low hydrogen yang banyak digunakan untuk pekerjaan pengelasan baja karbon dan baja dengan kebutuhan kekuatan lebih tinggi. Produk ini sering dikaitkan dengan aplikasi struktural, fabrikasi, serta pekerjaan yang membutuhkan hasil las kuat
Selamat Hari Buruh Internasional 2026

Setiap tanggal 1 Mei, kita memperingati Hari Buruh Internasional sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras, dedikasi, dan kontribusi para pekerja di berbagai sektor industri. Dalam setiap proses produksi, pembangunan, dan kemajuan industri, ada peran besar para pekerja yang bekerja dengan keterampilan, ketelitian, dan tanggung jawab. Semangat inilah yang menjadi bagian penting dalam menciptakan kualitas, produktivitas, serta keberlanjutan dunia kerja. PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Hari Buruh Internasional 2026 kepada seluruh pekerja Indonesia. Semoga semangat kerja, profesionalisme, dan komitmen terhadap kualitas terus menjadi kekuatan dalam membangun industri Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.
Kawat Las Hardfacing untuk Perlindungan Permukaan Aus

Dalam dunia industri, keausan pada komponen kerja adalah tantangan yang tidak bisa dihindari. Permukaan logam yang terus bergesekan, menerima benturan, atau terpapar abrasi akan mengalami penurunan performa seiring waktu. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan, mengganggu produktivitas, dan meningkatkan biaya perawatan maupun penggantian part. Di sinilah kawat las hardfacing menjadi solusi yang sangat dibutuhkan. Kawat las hardfacing digunakan untuk membentuk lapisan keras pada permukaan logam agar lebih tahan terhadap keausan, benturan, dan tekanan kerja. Metode ini banyak dipilih oleh pelaku industri karena mampu membantu memperpanjang umur pakai komponen tanpa harus selalu mengganti part dengan yang baru. Dengan pemilihan elektroda hardfacing yang tepat, perusahaan dapat menjaga efisiensi operasional sekaligus menekan biaya maintenance dalam jangka panjang. Apa Itu Kawat Las Hardfacing? Kawat las hardfacing adalah elektroda atau bahan las yang dirancang untuk melapisi permukaan logam dengan deposit logam yang memiliki tingkat kekerasan dan ketahanan aus lebih tinggi dibanding material dasarnya. Tujuan utamanya bukan sekadar menyambung dua material, melainkan membangun lapisan pelindung pada area kerja yang rentan mengalami keausan. Dalam praktiknya, hardfacing banyak digunakan untuk tiga kebutuhan utama. Yaitu: Build-up: membangun kembali bagian komponen yang telah terkikis. Repair: memperbaiki permukaan komponen agar dapat digunakan kembali. Pelapisan tahan aus: menambahkan lapisan pelindung pada permukaan agar lebih tahan terhadap abrasi, gesekan, maupun benturan. Perbedaan mendasar antara hardfacing dan kawat las biasa terletak pada tujuan penggunaannya. Kawat las biasa umumnya dipakai untuk penyambungan material, sedangkan kawat las hardfacing difokuskan untuk meningkatkan ketahanan permukaan. Karena itu, pemilihan produk hardfacing tidak bisa disamakan dengan pemilihan elektroda las umum. Setiap aplikasi membutuhkan karakter deposit, tingkat kekerasan, dan ketahanan yang berbeda. Kapan Kawat Las Hardfacing Dibutuhkan? Penggunaan kawat las hardfacing menjadi sangat penting ketika komponen kerja mulai menunjukkan tanda-tanda aus akibat kondisi operasional yang berat. Dalam banyak sektor industri, komponen tidak hanya bekerja di bawah beban tinggi, tetapi juga menghadapi gesekan terus-menerus, benturan, dan kontak dengan material abrasif. Hardfacing dibutuhkan saat permukaan komponen mengalami abrasi, misalnya karena kontak dengan pasir, batu, tanah, mineral, atau material kasar lainnya. Kondisi ini umum dijumpai pada bucket excavator, crusher, blade, dan berbagai komponen alat berat. Selain itu, hardfacing juga dibutuhkan saat terjadi gesekan metal-to-metal, yaitu kontak langsung antarpermukaan logam yang menyebabkan permukaan cepat terkikis. Pada situasi seperti ini, lapisan hardfacing membantu meningkatkan daya tahan komponen agar tidak cepat rusak. Pada aplikasi tertentu, alat kerja juga sering menerima benturan atau impak. Dalam kondisi seperti ini, tidak semua elektroda hardfacing cocok digunakan. Diperlukan produk yang tidak hanya keras, tetapi juga memiliki karakter deposit yang tetap mampu menghadapi tekanan mekanis tanpa mudah retak. Dari sisi bisnis, penggunaan kawat las hardfacing juga menjadi pilihan strategis saat perusahaan ingin menekan biaya penggantian spare part. Dengan melakukan rebuild atau pelapisan ulang, komponen dapat digunakan lebih lama sehingga biaya operasional menjadi lebih efisien. Jenis Keausan yang Perlu Dipahami Sebelum Memilih Kawat Las Hardfacing Salah satu langkah paling penting sebelum memilih kawat las hardfacing adalah memahami jenis keausan yang terjadi pada komponen. Kesalahan dalam mengidentifikasi jenis wear dapat menyebabkan pemilihan elektroda yang kurang tepat, sehingga hasil pelapisan tidak maksimal. Abrasi Abrasi terjadi ketika permukaan logam bergesekan dengan partikel keras seperti pasir, batu, bijih, tanah, atau material kasar lainnya. Jenis keausan ini merupakan salah satu penyebab utama kerusakan permukaan pada berbagai sektor industri, terutama pertambangan, konstruksi, dan manufaktur. Karena sifatnya yang terus mengikis permukaan kerja, abrasi perlu diatasi dengan kawat las hardfacing yang memang dirancang untuk memberikan lapisan tahan aus. Metal-to-Metal Wear Metal-to-metal wear adalah keausan yang muncul karena dua permukaan logam saling bergesekan secara langsung dalam proses kerja. Kondisi ini sering ditemukan pada shaft, sprocket, roller, dan berbagai komponen transmisi mekanis lainnya. Jika tidak ditangani dengan elektroda yang tepat, permukaan komponen dapat cepat menipis, berubah bentuk, dan mengalami penurunan performa. Impact atau Benturan Impact atau benturan terjadi ketika komponen menerima pukulan, beban kejut, atau tekanan mekanis berulang selama digunakan. Pada kondisi ini, komponen tidak hanya memerlukan lapisan keras, tetapi juga deposit las yang memiliki ketahanan terhadap retak. Karena itu, pemilihan kawat las hardfacing untuk aplikasi impact harus mempertimbangkan keseimbangan antara kekerasan dan ketangguhan material deposit. Heat Wear atau Keausan pada Lingkungan Kerja Berat Heat wear adalah jenis keausan yang terjadi pada kondisi operasional berat yang disertai suhu tinggi atau tekanan kerja tertentu. Meskipun tidak semua aplikasi mengalaminya, kondisi ini tetap perlu diperhatikan, terutama pada industri yang memiliki lingkungan kerja ekstrem. Dalam kasus seperti ini, pemilihan elektroda hardfacing harus disesuaikan dengan tuntutan suhu dan beban kerja agar lapisan las tetap stabil dan tahan lama. Pilihan Kawat Las Hardfacing dari KOBELCO Sebagai perusahaan yang menyediakan produk pengelasan untuk kebutuhan industri, Intan Pertiwi Industri menghadirkan beberapa pilihan kawat las hardfacing KOBELCO yang dapat disesuaikan dengan kondisi kerja di lapangan. Tiga produk yang menjadi pilihan untuk kebutuhan pelapisan keras adalah HF-350, HF-500, dan HF-600. Masing-masing produk dirancang untuk kebutuhan aplikasi yang berbeda. Karena itu, pemilihan tidak cukup hanya melihat angka kekerasan, tetapi juga harus mempertimbangkan jenis keausan, jenis komponen, dan tujuan pelapisan. 1. Kawat Las HF-350 HF-350 Minta Penawaran HF-350 merupakan pilihan yang tepat untuk kebutuhan pelapisan ulang dan peningkatan ketahanan aus pada permukaan kerja yang memerlukan keseimbangan antara kekerasan dan kemudahan pengerjaan. Produk ini menghasilkan deposit tipe pearlite dengan tingkat kekerasan sekitar Hv 350, serta memiliki rentang kemampuan las sekitar 200–400 Hv. Karakteristik tersebut membuat HF-350 cocok digunakan pada aplikasi yang membutuhkan ketahanan terhadap aus metal-to-metal dan impak tertentu, tanpa mengorbankan ketahanan retak. Selain itu, produk ini juga memiliki kemampuan mesin yang baik, sehingga lebih fleksibel untuk beberapa kebutuhan repair dan build-up. Beberapa contoh aplikasi yang sesuai untuk HF-350 antara lain roller track bulldozer, sprocket, bucket tooth, shaft, roda atas, dan rantai gergaji alat berat. Bagi industri yang membutuhkan solusi rebuild dengan performa stabil dan risiko retak yang lebih terkendali, HF-350 menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan. 2. Kawat Las HF-500 HF-500 Minta Penawaran Untuk kebutuhan perlindungan permukaan terhadap abrasi yang lebih tinggi, HF-500 dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai. Produk ini merupakan kawat las hardfacing yang difokuskan untuk menghadapi keausan akibat gesekan material keras. HF-500 menghasilkan tingkat kekerasan endapan sekitar 500 HB, dengan rentang panduan kemampuan las 350–800 Hv.
PT Intan Pertiwi Industri Gelar Seminar dan Workshop Pengelasan di Politeknik Negeri Jakarta

PT Intan Pertiwi Industri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknik melalui seminar dan workshop pengelasan bertema “KOBELCO Welding Electrode Manufacturing in Indonesia”. Kegiatan ini diselenggarakan bersama KSM Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara dunia industri dan pendidikan vokasi. Acara yang berlangsung di lingkungan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta ini mendapat sambutan yang sangat baik dari para mahasiswa. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa bidang pengelasan masih menjadi salah satu kompetensi yang diminati, terutama karena memiliki peran penting dalam berbagai sektor industri manufaktur, fabrikasi, konstruksi, hingga perkapalan. Antusiasme Mahasiswa terhadap Seminar dan Workshop Pengelasan di PNJ Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 130 peserta pada sesi seminar dan 20 peserta pada sesi workshop praktik. Tingginya jumlah partisipan mencerminkan besarnya minat mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai dunia pengelasan, baik dari sisi teknologi, produk, maupun penerapannya di lapangan. Bagi mahasiswa vokasi, kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting karena tidak hanya memperkenalkan teori, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai kebutuhan industri. Melalui seminar dan workshop ini, peserta dapat memahami bahwa kompetensi pengelasan tidak hanya berkaitan dengan teknik penyambungan logam, tetapi juga menyangkut kualitas, standar kerja, efisiensi, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja. Seminar Produk Kawat Las dan NDT Taseto Pada sesi seminar, peserta mendapatkan pemaparan materi yang relevan dengan perkembangan industri pengelasan. Materi yang disampaikan mencakup perjalanan dan perkembangan KOBELCO, peran PT Intan Pertiwi Industri dalam mendukung distribusi serta edukasi produk di Indonesia, pengenalan berbagai produk kawat las KOBELCO beserta aplikasinya, hingga pemahaman dasar mengenai metode Non-Destructive Test (NDT) Taseto sebagai teknik pengujian tanpa merusak material. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya menerima penjelasan secara teoritis, tetapi juga memperoleh wawasan aplikatif yang dekat dengan kondisi industri sebenarnya. Pendekatan ini membantu mahasiswa memahami pentingnya pemilihan material las, penggunaan produk yang tepat, dan perlunya inspeksi untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan. Workshop Pengelasan Berikan Pengalaman Praktik Langsung Sebagai pelengkap sesi seminar, kegiatan ini juga menghadirkan workshop pengelasan bagi peserta terpilih. Dalam sesi praktik tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mencoba langsung proses pengelasan menggunakan peralatan yang tersedia, mempelajari teknik kerja yang sesuai standar industri, serta mengenal penggunaan elektroda las KOBELCO dalam praktik. Pengalaman praktik secara langsung menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa vokasi. Melalui workshop ini, peserta tidak hanya memahami teori yang disampaikan sebelumnya, tetapi juga melihat bagaimana prosedur kerja, ketelitian, dan penguasaan teknik sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil pengelasan. Kunjungan ke Workshop Alat Berat Politeknik Negeri Jakarta Dalam rangka mempererat hubungan baik antara kampus dan dunia industri, Kepala Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta turut mengajak tim dari KOBELCO Jepang dan PT Intan Pertiwi Industri untuk meninjau fasilitas workshop yang dimiliki jurusan. Salah satu area yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah workshop alat berat, yang merupakan salah satu fasilitas praktik unggulan di PNJ. Melalui kunjungan ini, para tamu dapat melihat secara langsung sarana pembelajaran yang digunakan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknis. Momen tersebut juga membuka ruang diskusi yang positif terkait peluang kerja sama lanjutan antara institusi pendidikan dan industri, khususnya dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Sinergi Industri dan Pendidikan Vokasi untuk Mencetak SDM Siap Kerja Kolaborasi antara PT Intan Pertiwi Industri dan Politeknik Negeri Jakarta merupakan langkah strategis dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri. Kampus memiliki peran penting dalam membangun fondasi keilmuan dan keterampilan dasar, sementara industri memberikan wawasan nyata mengenai kebutuhan pasar, standar kerja, serta perkembangan teknologi yang terus bergerak. Melalui kegiatan seminar dan workshop pengelasan seperti ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami dunia industri secara lebih dekat. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu di ruang kelas, tetapi juga exposure langsung terhadap praktik, produk, dan standar yang digunakan dalam lingkungan kerja profesional. Seminar dan Workshop Pengelasan di PNJ Jadi Langkah Positif untuk Mahasiswa Penyelenggaraan seminar dan workshop bertema KOBELCO Welding Electrode Manufacturing in Indonesia di Politeknik Negeri Jakarta diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai teknologi pengelasan serta membuka pandangan yang lebih luas terhadap peluang karier di sektor teknik dan manufaktur. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi berkelanjutan antara industri dan pendidikan vokasi mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan lapangan. Dengan dukungan seperti ini, mahasiswa diharapkan semakin siap menjadi tenaga kerja yang terampil, adaptif, dan mampu menjawab tantangan industri di masa depan. Penutup PT Intan Pertiwi Industri terus berkomitmen mendukung kegiatan yang mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri nyata. Melalui seminar dan workshop pengelasan di PNJ ini, diharapkan semakin banyak talenta muda yang memiliki kompetensi teknis, wawasan industri, dan kesiapan kerja yang lebih kuat. Sinergi antara kampus dan industri bukan hanya menjadi kebutuhan saat ini, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul bagi kemajuan sektor manufaktur dan teknik di Indonesia.

