Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus 2026

selamat memperingati kenaikan yesus kristus 2026

Kenaikan Yesus Kristus 2026 menjadi momen penuh makna bagi umat Kristiani untuk merenungkan nilai iman, pengharapan, kasih, dan keteguhan hati. Peringatan ini mengingatkan bahwa setiap perjalanan hidup memiliki proses, pengorbanan, dan harapan yang dapat membawa manusia menuju kehidupan yang lebih baik. Dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja, makna Kenaikan Yesus Kristus dapat menjadi inspirasi untuk terus menjalankan tanggung jawab dengan tulus, jujur, dan penuh dedikasi. Semangat kasih, kedamaian, serta kepedulian kepada sesama menjadi nilai penting dalam membangun lingkungan yang harmonis, produktif, dan saling menghargai. PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus 2026 kepada seluruh umat Kristiani. Semoga momentum suci ini membawa damai, kekuatan baru, dan pengharapan dalam setiap langkah, serta menjadi pengingat untuk terus menebarkan kebaikan dalam kehidupan, pekerjaan, dan pelayanan kepada sesama.

Apa Itu Elektroda Low Hydrogen dan Kapan Digunakan?

apa itu elektroda low hydrogen

Apa itu elektroda low hydrogen, apa fungsinya, kapan digunakan, dan jenis kawat las KOBE apa yang cocok untuk pengelasan struktur berat dan industri? Dalam dunia pengelasan, pemilihan elektroda tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena setiap jenis kawat las memiliki karakter, fungsi, dan area penggunaan yang berbeda. PT Intan Pertiwi Industri sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produk pengelasan memahami bahwa kebutuhan industri tidak hanya sebatas mendapatkan kawat las, tetapi juga memilih elektroda yang tepat untuk menghasilkan sambungan kuat, stabil, dan sesuai standar pekerjaan. Salah satu jenis elektroda yang banyak digunakan pada pekerjaan struktural dan fabrikasi berat adalah elektroda low hydrogen, yaitu elektroda dengan karakter rendah hidrogen yang dirancang untuk membantu mengurangi risiko retak pada hasil las. Artikel ini akan membahas pengertian, fungsi, waktu penggunaan, serta jenis elektroda low hydrogen agar pembaca dapat memahami pilihan yang tepat sebelum menentukan produk kawat las untuk kebutuhan pekerjaan. Apa Itu Elektroda Low Hydrogen? Elektroda low hydrogen adalah jenis elektroda las busur manual atau SMAW yang dirancang untuk menghasilkan deposit las dengan kadar hidrogen rendah. Hidrogen dalam proses pengelasan dapat berasal dari kelembapan pada coating elektroda, kontaminasi permukaan material, minyak, karat, atau kondisi penyimpanan elektroda yang kurang tepat. Jika hidrogen terjebak di dalam logam las, terutama pada material tertentu, risiko terjadinya retak dingin atau cracking dapat meningkat. Karena itu, elektroda low hydrogen dikembangkan untuk membantu mengurangi masuknya hidrogen ke dalam area las. Karakter ini membuatnya banyak digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan sambungan kuat, stabil, dan minim risiko cacat. Pada pekerjaan pengelasan biasa, elektroda rutile seperti E6013 mungkin sudah cukup untuk kebutuhan umum. Namun, untuk pekerjaan yang lebih kritis, seperti struktur berat, pelat tebal, baja dengan kekuatan tarik lebih tinggi, atau komponen yang menerima tekanan dan beban besar, elektroda low hydrogen menjadi pilihan yang lebih tepat. Secara umum, elektroda low hydrogen memiliki coating berbasis basic yang membantu menghasilkan logam las dengan kualitas mekanis lebih baik. Hasil lasnya cenderung memiliki ketangguhan yang baik, kekuatan tarik tinggi, serta ketahanan terhadap retak yang lebih optimal dibandingkan elektroda umum, selama digunakan dengan prosedur pengelasan yang benar. Namun, perlu dipahami bahwa elektroda low hydrogen juga membutuhkan penanganan yang lebih disiplin. Penyimpanan harus dijaga agar tidak menyerap kelembapan. Dalam beberapa pekerjaan tertentu, elektroda perlu dikeringkan atau dipanaskan kembali sesuai rekomendasi teknis sebelum digunakan. Hal ini bertujuan untuk menjaga performa elektroda dan memastikan hasil pengelasan tetap sesuai standar. Dengan kata lain, elektroda low hydrogen bukan sekadar kawat las untuk menghasilkan sambungan, tetapi bagian dari sistem kerja pengelasan yang menuntut pemilihan produk, persiapan material, penyimpanan elektroda, parameter las, dan keterampilan welder yang tepat. Kapan Menggunakan Elektroda Low Hydrogen? Elektroda low hydrogen sebaiknya digunakan pada kondisi pengelasan berikut: Saat pekerjaan memiliki risiko retak yang tinggiElektroda low hydrogen cocok digunakan ketika material atau kondisi pengelasan berpotensi menimbulkan retak, terutama retak akibat hidrogen atau hydrogen cracking. Untuk pengelasan baja karbon dan baja berkekuatan tinggiJenis elektroda ini relevan untuk pekerjaan pada baja karbon, baja berkekuatan tarik tinggi, dan material yang membutuhkan sambungan las lebih kuat serta stabil. Pada pengelasan struktur baja beratElektroda low hydrogen banyak digunakan untuk proyek konstruksi, jembatan, rangka bangunan, alat berat, dan komponen industri yang menerima beban besar. Ketika sambungan las harus menahan beban statis dan dinamisUntuk struktur yang bekerja dalam tekanan, getaran, atau beban berulang, elektroda low hydrogen membantu menghasilkan sambungan yang lebih andal. Untuk pekerjaan pressure vessel, boiler, tangki, dan pipa industriKomponen ini biasanya bekerja pada kondisi tekanan, temperatur, atau lingkungan operasional yang menuntut, sehingga membutuhkan hasil las yang kuat dan tahan retak. Pada pengelasan pelat tebalSemakin tebal material yang dilas, semakin besar potensi tegangan sisa dan risiko retak. Elektroda low hydrogen membantu mengurangi risiko tersebut jika digunakan dengan prosedur yang tepat. Saat diperlukan preheat dan kontrol interpass temperaturePada pekerjaan tertentu, elektroda low hydrogen sering dikombinasikan dengan preheat, pengaturan interpass temperature, dan teknik pengelasan yang sesuai untuk menjaga kualitas sambungan. Ketika dibutuhkan kualitas visual dan mekanis yang konsistenElektroda low hydrogen tepat digunakan untuk pekerjaan manufaktur dan fabrikasi yang tidak hanya membutuhkan hasil las rapi, tetapi juga kuat secara mekanis. Untuk pekerjaan industri dengan standar kualitas tinggiPenggunaan elektroda ini menjadi penting pada pekerjaan yang harus mengikuti spesifikasi material, standar proyek, dan prosedur pengelasan tertentu. Saat perusahaan membutuhkan hasil pengelasan yang lebih efisien, aman, dan tahan lamaDengan pemilihan produk yang tepat, elektroda low hydrogen dapat membantu meningkatkan keandalan sambungan las dan mengurangi potensi kerusakan di kemudian hari. Jenis Elektroda Low Hydrogen Dalam keluarga produk KOBE Welding Electrode, terdapat beberapa jenis elektroda low hydrogen yang memiliki karakter dan fungsi berbeda. Pemilihan jenis elektroda sebaiknya tidak hanya berdasarkan nama produk, tetapi juga berdasarkan jenis material, posisi pengelasan, kebutuhan kekuatan, serta kondisi pekerjaan di lapangan. Berikut beberapa jenis elektroda low hydrogen yang umum digunakan dalam pekerjaan pengelasan industri. 1. Kawat Las KOBE LB-26 View this post on Instagram A post shared by KOBE Welding Electrode (@intanpertiwiindustri) KOBE LB-26 merupakan salah satu pilihan elektroda low hydrogen yang dapat digunakan untuk pekerjaan pengelasan baja karbon dan kebutuhan fabrikasi yang memerlukan hasil las kuat serta stabil. Elektroda ini cocok digunakan pada pekerjaan yang membutuhkan kualitas sambungan lebih baik dibandingkan pengelasan umum, terutama ketika risiko retak perlu dikurangi. Dalam praktik pengelasan, KOBE LB-26 dapat menjadi pilihan untuk pekerjaan fabrikasi, perbaikan, maupun penyambungan material baja yang membutuhkan performa lebih andal. Karakter low hydrogen membantu menghasilkan deposit las yang lebih aman terhadap potensi retak, terutama jika elektroda disimpan dan digunakan sesuai prosedur. Bagi welder, penggunaan elektroda seperti LB-26 juga membantu menjaga kestabilan busur dan kualitas hasil las ketika digunakan dengan parameter yang tepat. Namun, seperti elektroda low hydrogen lainnya, perhatian terhadap kondisi material, kebersihan permukaan, serta teknik pengelasan tetap menjadi faktor penting. KOBE LB-26 AWS A.51 E7016 dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan industri yang mengutamakan kekuatan sambungan, ketahanan hasil las, dan konsistensi kualitas pada pekerjaan baja karbon. 2. Kawat Las KOBE LB-52 View this post on Instagram A post shared by KOBE Welding Electrode (@intanpertiwiindustri) KOBE LB-52 dikenal sebagai salah satu elektroda low hydrogen yang banyak digunakan untuk pekerjaan pengelasan baja karbon dan baja dengan kebutuhan kekuatan lebih tinggi. Produk ini sering dikaitkan dengan aplikasi struktural, fabrikasi, serta pekerjaan yang membutuhkan hasil las kuat

Selamat Hari Buruh Internasional 2026

selamat hari buruh internasional 2026

Setiap tanggal 1 Mei, kita memperingati Hari Buruh Internasional sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras, dedikasi, dan kontribusi para pekerja di berbagai sektor industri. Dalam setiap proses produksi, pembangunan, dan kemajuan industri, ada peran besar para pekerja yang bekerja dengan keterampilan, ketelitian, dan tanggung jawab. Semangat inilah yang menjadi bagian penting dalam menciptakan kualitas, produktivitas, serta keberlanjutan dunia kerja. PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Hari Buruh Internasional 2026 kepada seluruh pekerja Indonesia. Semoga semangat kerja, profesionalisme, dan komitmen terhadap kualitas terus menjadi kekuatan dalam membangun industri Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.

Kawat Las Hardfacing untuk Perlindungan Permukaan Aus

jenis kawat las hardfacing untuk perlindungan permukaan aus

Dalam dunia industri, keausan pada komponen kerja adalah tantangan yang tidak bisa dihindari. Permukaan logam yang terus bergesekan, menerima benturan, atau terpapar abrasi akan mengalami penurunan performa seiring waktu. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan, mengganggu produktivitas, dan meningkatkan biaya perawatan maupun penggantian part. Di sinilah kawat las hardfacing menjadi solusi yang sangat dibutuhkan. Kawat las hardfacing digunakan untuk membentuk lapisan keras pada permukaan logam agar lebih tahan terhadap keausan, benturan, dan tekanan kerja. Metode ini banyak dipilih oleh pelaku industri karena mampu membantu memperpanjang umur pakai komponen tanpa harus selalu mengganti part dengan yang baru. Dengan pemilihan elektroda hardfacing yang tepat, perusahaan dapat menjaga efisiensi operasional sekaligus menekan biaya maintenance dalam jangka panjang. Apa Itu Kawat Las Hardfacing? Kawat las hardfacing adalah elektroda atau bahan las yang dirancang untuk melapisi permukaan logam dengan deposit logam yang memiliki tingkat kekerasan dan ketahanan aus lebih tinggi dibanding material dasarnya. Tujuan utamanya bukan sekadar menyambung dua material, melainkan membangun lapisan pelindung pada area kerja yang rentan mengalami keausan. Dalam praktiknya, hardfacing banyak digunakan untuk tiga kebutuhan utama. Yaitu: Build-up: membangun kembali bagian komponen yang telah terkikis. Repair: memperbaiki permukaan komponen agar dapat digunakan kembali. Pelapisan tahan aus: menambahkan lapisan pelindung pada permukaan agar lebih tahan terhadap abrasi, gesekan, maupun benturan. Perbedaan mendasar antara hardfacing dan kawat las biasa terletak pada tujuan penggunaannya. Kawat las biasa umumnya dipakai untuk penyambungan material, sedangkan kawat las hardfacing difokuskan untuk meningkatkan ketahanan permukaan. Karena itu, pemilihan produk hardfacing tidak bisa disamakan dengan pemilihan elektroda las umum. Setiap aplikasi membutuhkan karakter deposit, tingkat kekerasan, dan ketahanan yang berbeda. Kapan Kawat Las Hardfacing Dibutuhkan? Penggunaan kawat las hardfacing menjadi sangat penting ketika komponen kerja mulai menunjukkan tanda-tanda aus akibat kondisi operasional yang berat. Dalam banyak sektor industri, komponen tidak hanya bekerja di bawah beban tinggi, tetapi juga menghadapi gesekan terus-menerus, benturan, dan kontak dengan material abrasif. Hardfacing dibutuhkan saat permukaan komponen mengalami abrasi, misalnya karena kontak dengan pasir, batu, tanah, mineral, atau material kasar lainnya. Kondisi ini umum dijumpai pada bucket excavator, crusher, blade, dan berbagai komponen alat berat. Selain itu, hardfacing juga dibutuhkan saat terjadi gesekan metal-to-metal, yaitu kontak langsung antarpermukaan logam yang menyebabkan permukaan cepat terkikis. Pada situasi seperti ini, lapisan hardfacing membantu meningkatkan daya tahan komponen agar tidak cepat rusak. Pada aplikasi tertentu, alat kerja juga sering menerima benturan atau impak. Dalam kondisi seperti ini, tidak semua elektroda hardfacing cocok digunakan. Diperlukan produk yang tidak hanya keras, tetapi juga memiliki karakter deposit yang tetap mampu menghadapi tekanan mekanis tanpa mudah retak. Dari sisi bisnis, penggunaan kawat las hardfacing juga menjadi pilihan strategis saat perusahaan ingin menekan biaya penggantian spare part. Dengan melakukan rebuild atau pelapisan ulang, komponen dapat digunakan lebih lama sehingga biaya operasional menjadi lebih efisien. Jenis Keausan yang Perlu Dipahami Sebelum Memilih Kawat Las Hardfacing Salah satu langkah paling penting sebelum memilih kawat las hardfacing adalah memahami jenis keausan yang terjadi pada komponen. Kesalahan dalam mengidentifikasi jenis wear dapat menyebabkan pemilihan elektroda yang kurang tepat, sehingga hasil pelapisan tidak maksimal. Abrasi Abrasi terjadi ketika permukaan logam bergesekan dengan partikel keras seperti pasir, batu, bijih, tanah, atau material kasar lainnya. Jenis keausan ini merupakan salah satu penyebab utama kerusakan permukaan pada berbagai sektor industri, terutama pertambangan, konstruksi, dan manufaktur. Karena sifatnya yang terus mengikis permukaan kerja, abrasi perlu diatasi dengan kawat las hardfacing yang memang dirancang untuk memberikan lapisan tahan aus. Metal-to-Metal Wear Metal-to-metal wear adalah keausan yang muncul karena dua permukaan logam saling bergesekan secara langsung dalam proses kerja. Kondisi ini sering ditemukan pada shaft, sprocket, roller, dan berbagai komponen transmisi mekanis lainnya. Jika tidak ditangani dengan elektroda yang tepat, permukaan komponen dapat cepat menipis, berubah bentuk, dan mengalami penurunan performa. Impact atau Benturan Impact atau benturan terjadi ketika komponen menerima pukulan, beban kejut, atau tekanan mekanis berulang selama digunakan. Pada kondisi ini, komponen tidak hanya memerlukan lapisan keras, tetapi juga deposit las yang memiliki ketahanan terhadap retak. Karena itu, pemilihan kawat las hardfacing untuk aplikasi impact harus mempertimbangkan keseimbangan antara kekerasan dan ketangguhan material deposit. Heat Wear atau Keausan pada Lingkungan Kerja Berat Heat wear adalah jenis keausan yang terjadi pada kondisi operasional berat yang disertai suhu tinggi atau tekanan kerja tertentu. Meskipun tidak semua aplikasi mengalaminya, kondisi ini tetap perlu diperhatikan, terutama pada industri yang memiliki lingkungan kerja ekstrem. Dalam kasus seperti ini, pemilihan elektroda hardfacing harus disesuaikan dengan tuntutan suhu dan beban kerja agar lapisan las tetap stabil dan tahan lama. Pilihan Kawat Las Hardfacing dari KOBELCO Sebagai perusahaan yang menyediakan produk pengelasan untuk kebutuhan industri, Intan Pertiwi Industri menghadirkan beberapa pilihan kawat las hardfacing KOBELCO yang dapat disesuaikan dengan kondisi kerja di lapangan. Tiga produk yang menjadi pilihan untuk kebutuhan pelapisan keras adalah HF-350, HF-500, dan HF-600. Masing-masing produk dirancang untuk kebutuhan aplikasi yang berbeda. Karena itu, pemilihan tidak cukup hanya melihat angka kekerasan, tetapi juga harus mempertimbangkan jenis keausan, jenis komponen, dan tujuan pelapisan. 1. Kawat Las HF-350 HF-350   Minta Penawaran HF-350 merupakan pilihan yang tepat untuk kebutuhan pelapisan ulang dan peningkatan ketahanan aus pada permukaan kerja yang memerlukan keseimbangan antara kekerasan dan kemudahan pengerjaan. Produk ini menghasilkan deposit tipe pearlite dengan tingkat kekerasan sekitar Hv 350, serta memiliki rentang kemampuan las sekitar 200–400 Hv. Karakteristik tersebut membuat HF-350 cocok digunakan pada aplikasi yang membutuhkan ketahanan terhadap aus metal-to-metal dan impak tertentu, tanpa mengorbankan ketahanan retak. Selain itu, produk ini juga memiliki kemampuan mesin yang baik, sehingga lebih fleksibel untuk beberapa kebutuhan repair dan build-up. Beberapa contoh aplikasi yang sesuai untuk HF-350 antara lain roller track bulldozer, sprocket, bucket tooth, shaft, roda atas, dan rantai gergaji alat berat. Bagi industri yang membutuhkan solusi rebuild dengan performa stabil dan risiko retak yang lebih terkendali, HF-350 menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan. 2. Kawat Las HF-500 HF-500   Minta Penawaran Untuk kebutuhan perlindungan permukaan terhadap abrasi yang lebih tinggi, HF-500 dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai. Produk ini merupakan kawat las hardfacing yang difokuskan untuk menghadapi keausan akibat gesekan material keras. HF-500 menghasilkan tingkat kekerasan endapan sekitar 500 HB, dengan rentang panduan kemampuan las 350–800 Hv.

PT Intan Pertiwi Industri Gelar Seminar dan Workshop Pengelasan di Politeknik Negeri Jakarta

PT Intan Pertiwi Industri Gelar Seminar dan Workshop Pengelasan di PNJ

PT Intan Pertiwi Industri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknik melalui seminar dan workshop pengelasan bertema “KOBELCO Welding Electrode Manufacturing in Indonesia”. Kegiatan ini diselenggarakan bersama KSM Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara dunia industri dan pendidikan vokasi. Acara yang berlangsung di lingkungan Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta ini mendapat sambutan yang sangat baik dari para mahasiswa. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa bidang pengelasan masih menjadi salah satu kompetensi yang diminati, terutama karena memiliki peran penting dalam berbagai sektor industri manufaktur, fabrikasi, konstruksi, hingga perkapalan. Antusiasme Mahasiswa terhadap Seminar dan Workshop Pengelasan di PNJ Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 130 peserta pada sesi seminar dan 20 peserta pada sesi workshop praktik. Tingginya jumlah partisipan mencerminkan besarnya minat mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai dunia pengelasan, baik dari sisi teknologi, produk, maupun penerapannya di lapangan. Bagi mahasiswa vokasi, kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting karena tidak hanya memperkenalkan teori, tetapi juga memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai kebutuhan industri. Melalui seminar dan workshop ini, peserta dapat memahami bahwa kompetensi pengelasan tidak hanya berkaitan dengan teknik penyambungan logam, tetapi juga menyangkut kualitas, standar kerja, efisiensi, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja. Seminar Produk Kawat Las dan NDT Taseto Pada sesi seminar, peserta mendapatkan pemaparan materi yang relevan dengan perkembangan industri pengelasan. Materi yang disampaikan mencakup perjalanan dan perkembangan KOBELCO, peran PT Intan Pertiwi Industri dalam mendukung distribusi serta edukasi produk di Indonesia, pengenalan berbagai produk kawat las KOBELCO beserta aplikasinya, hingga pemahaman dasar mengenai metode Non-Destructive Test (NDT) Taseto sebagai teknik pengujian tanpa merusak material. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya menerima penjelasan secara teoritis, tetapi juga memperoleh wawasan aplikatif yang dekat dengan kondisi industri sebenarnya. Pendekatan ini membantu mahasiswa memahami pentingnya pemilihan material las, penggunaan produk yang tepat, dan perlunya inspeksi untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan. Workshop Pengelasan Berikan Pengalaman Praktik Langsung Sebagai pelengkap sesi seminar, kegiatan ini juga menghadirkan workshop pengelasan bagi peserta terpilih. Dalam sesi praktik tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mencoba langsung proses pengelasan menggunakan peralatan yang tersedia, mempelajari teknik kerja yang sesuai standar industri, serta mengenal penggunaan elektroda las KOBELCO dalam praktik. Pengalaman praktik secara langsung menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa vokasi. Melalui workshop ini, peserta tidak hanya memahami teori yang disampaikan sebelumnya, tetapi juga melihat bagaimana prosedur kerja, ketelitian, dan penguasaan teknik sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil pengelasan. Kunjungan ke Workshop Alat Berat Politeknik Negeri Jakarta Dalam rangka mempererat hubungan baik antara kampus dan dunia industri, Kepala Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta turut mengajak tim dari KOBELCO Jepang dan PT Intan Pertiwi Industri untuk meninjau fasilitas workshop yang dimiliki jurusan. Salah satu area yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah workshop alat berat, yang merupakan salah satu fasilitas praktik unggulan di PNJ. Melalui kunjungan ini, para tamu dapat melihat secara langsung sarana pembelajaran yang digunakan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi teknis. Momen tersebut juga membuka ruang diskusi yang positif terkait peluang kerja sama lanjutan antara institusi pendidikan dan industri, khususnya dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik dan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Sinergi Industri dan Pendidikan Vokasi untuk Mencetak SDM Siap Kerja Kolaborasi antara PT Intan Pertiwi Industri dan Politeknik Negeri Jakarta merupakan langkah strategis dalam mendukung terciptanya sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri. Kampus memiliki peran penting dalam membangun fondasi keilmuan dan keterampilan dasar, sementara industri memberikan wawasan nyata mengenai kebutuhan pasar, standar kerja, serta perkembangan teknologi yang terus bergerak. Melalui kegiatan seminar dan workshop pengelasan seperti ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami dunia industri secara lebih dekat. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu di ruang kelas, tetapi juga exposure langsung terhadap praktik, produk, dan standar yang digunakan dalam lingkungan kerja profesional. Seminar dan Workshop Pengelasan di PNJ Jadi Langkah Positif untuk Mahasiswa Penyelenggaraan seminar dan workshop bertema KOBELCO Welding Electrode Manufacturing in Indonesia di Politeknik Negeri Jakarta diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai teknologi pengelasan serta membuka pandangan yang lebih luas terhadap peluang karier di sektor teknik dan manufaktur. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi berkelanjutan antara industri dan pendidikan vokasi mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan lapangan. Dengan dukungan seperti ini, mahasiswa diharapkan semakin siap menjadi tenaga kerja yang terampil, adaptif, dan mampu menjawab tantangan industri di masa depan. Penutup PT Intan Pertiwi Industri terus berkomitmen mendukung kegiatan yang mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri nyata. Melalui seminar dan workshop pengelasan di PNJ ini, diharapkan semakin banyak talenta muda yang memiliki kompetensi teknis, wawasan industri, dan kesiapan kerja yang lebih kuat. Sinergi antara kampus dan industri bukan hanya menjadi kebutuhan saat ini, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul bagi kemajuan sektor manufaktur dan teknik di Indonesia.

Selamat Hari Paskah 2026

selamat hari paskah 2026

Selamat Hari Paskah 2026 menjadi momen yang penuh makna untuk mengenang kasih, pengorbanan, dan harapan baru yang memberi kekuatan dalam menjalani kehidupan maupun tanggung jawab sehari-hari. Paskah merupakan perayaan suci yang memiliki arti mendalam bagi umat Kristiani. Kebangkitan Yesus Kristus tidak hanya dimaknai sebagai kemenangan atas maut, tetapi juga sebagai lambang kasih, harapan, pembaruan, dan kekuatan iman yang memberi arah dalam menjalani kehidupan. Di tengah ritme pekerjaan, tanggung jawab, dan berbagai tantangan yang hadir setiap hari, Paskah mengajak kita untuk berhenti sejenak, menenangkan hati, dan merenungkan kembali makna keteguhan, kesabaran, serta keyakinan dalam melangkah. Peristiwa kebangkitan Yesus Kristus membawa pesan bahwa di balik pengorbanan selalu ada harapan, di balik kesulitan selalu ada kekuatan, dan setelah masa yang berat selalu terbuka jalan untuk bangkit menjadi lebih baik. Nilai inilah yang tetap relevan, tidak hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam dunia kerja dan lingkungan industri. Dalam dunia industri, termasuk bidang pengelasan, distribusi, dan penyediaan kebutuhan pendukung operasional, kepercayaan adalah hal yang sangat berharga. Relasi yang baik tidak tumbuh hanya karena aktivitas bisnis semata, melainkan karena adanya komitmen, pelayanan yang konsisten, tanggung jawab, dan sikap profesional yang terus dijaga. Makna Paskah juga mengingatkan pentingnya menjalankan setiap proses dengan ketulusan, integritas, dan semangat untuk terus berkembang. Sebab, keberhasilan yang kuat bukan hanya ditopang oleh pencapaian, tetapi juga oleh nilai-nilai baik yang menjadi dasar dalam membangun hubungan jangka panjang. Bagi PT Intan Pertiwi Industri, Paskah 2026 menjadi pengingat untuk terus melangkah dengan komitmen yang lebih kuat dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga kepercayaan pelanggan dan mitra, serta menjalankan setiap pekerjaan dengan penuh tanggung jawab. Semangat pembaruan yang hadir dalam Paskah menjadi dorongan untuk terus memperbaiki diri, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi semua pihak yang bertumbuh bersama perusahaan. Semoga Hari Paskah tahun ini membawa damai, sukacita, dan pengharapan baru bagi seluruh pelanggan, mitra usaha, rekan kerja, dan semua yang merayakannya. Semoga semangat kebangkitan senantiasa memberi kekuatan untuk menjalani setiap langkah dengan hati yang teguh, pikiran yang jernih, dan semangat yang terus menyala. Segenap keluarga besar PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah 2026. Semoga damai, berkat, dan harapan baru senantiasa menyertai setiap hati yang merayakan.

Selamat Memperingati Jumat Agung 2026

selamat memperingati jumat agung 2026

Selamat Memperingati Jumat Agung 2026. Jumat Agung merupakan salah satu momen suci yang penuh makna bagi umat Kristiani di seluruh dunia. Hari ini bukan sekadar peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk sejenak berhenti dari kesibukan, masuk ke dalam keheningan, dan merenungkan makna pengorbanan, kasih, serta pengharapan yang begitu besar dalam kehidupan manusia. Di tengah rutinitas yang berjalan cepat, Jumat Agung mengajak kita untuk kembali menata hati dan pikiran. Keheningan yang hadir pada hari ini membawa pesan mendalam bahwa dalam setiap pengorbanan terdapat kasih, dan dalam setiap kasih terdapat kekuatan yang mampu menuntun langkah kehidupan ke arah yang lebih baik. Makna pengorbanan dalam Jumat Agung mengajarkan bahwa ketulusan tidak selalu hadir dalam bentuk kata-kata, tetapi juga melalui tindakan yang lahir dari kasih yang sejati. Nilai ini menjadi pengingat penting bagi setiap pribadi untuk menjalani kehidupan dengan lebih bijaksana, lebih peduli, dan lebih menghargai sesama. Selain itu, Jumat Agung juga membawa pesan tentang pengharapan. Dalam suasana yang penuh perenungan, kita diajak untuk memahami bahwa bahkan di tengah tantangan, kesedihan, atau pergumulan hidup, selalu ada harapan yang dapat menjadi sumber kekuatan. Harapan inilah yang menolong banyak orang untuk tetap teguh, sabar, dan percaya bahwa setiap proses kehidupan memiliki makna. Momen suci ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. Kasih, empati, kerendahan hati, dan pengampunan adalah bagian penting dari refleksi Jumat Agung yang tetap relevan dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam keluarga, lingkungan sosial, maupun dunia kerja. Bagi banyak orang, Jumat Agung adalah waktu untuk menenangkan diri, memperdalam refleksi batin, dan memperbarui semangat hidup. Dari keheningan, lahir kekuatan. Dari perenungan, tumbuh kebijaksanaan. Dan dari kasih, hadir damai yang mampu menguatkan langkah untuk menjalani hari-hari ke depan dengan hati yang lebih teduh. PT. Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Memperingati Jumat Agung 2026 kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan. Semoga momen suci ini membawa damai, keteduhan, serta semangat baru bagi kita semua, dan nilai-nilai pengorbanan, kasih, serta pengharapan senantiasa menjadi inspirasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Pengelasan 1F: Pengertian, Posisi, Teknik, dan Tips Hasil Rapi

posisi pengelasan 1f

Pengelasan 1F adalah salah satu posisi las yang paling sering dipelajari pada tahap awal praktik pengelasan. Posisi ini termasuk dasar, tetapi tetap penting karena menjadi pondasi untuk memahami kontrol sudut elektroda, kestabilan busur, pembentukan manik las, dan pengaturan kecepatan gerak tangan. Bagi pemula, belajar pengelasan 1F membantu membangun kebiasaan kerja yang rapi sejak awal. Bagi welder yang sudah bekerja di bengkel fabrikasi, posisi ini juga tetap relevan karena banyak dipakai pada sambungan sudut dalam pekerjaan sehari hari. Dalam praktiknya, pengelasan 1F umumnya mengacu pada fillet weld position pada posisi datar. Artinya, sambungan yang dikerjakan adalah sambungan sudut, lalu jalur las dilakukan pada posisi yang relatif paling mudah dikendalikan dibanding posisi vertikal atau overhead. Karena kontrol kolam las lebih stabil, posisi 1F sering dijadikan titik awal untuk latihan kualitas bead, penetrasi, dan konsistensi hasil las. Artikel ini membahas pengertian pengelasan 1F, bentuk posisinya, perbedaannya dengan 1G, teknik dasar yang perlu diperhatikan, kesalahan yang sering terjadi, hingga tips memilih elektroda yang sesuai untuk latihan maupun aplikasi kerja. Apa Itu Pengelasan 1F? Pengelasan 1F adalah posisi pengelasan fillet pada keadaan datar. Angka 1 menunjukkan posisi datar, sedangkan huruf F menunjukkan jenis sambungan fillet weld atau las sudut. Jadi, saat orang membahas pengelasan 1F, yang dimaksud bukan sekadar mengelas di posisi bawah, tetapi lebih spesifik pada pengelasan sambungan sudut dengan orientasi datar. Posisi ini banyak dipakai dalam pelatihan dasar SMAW karena relatif mudah diamati dan dikendalikan. Welder bisa lebih fokus pada pembentukan bead, panjang busur, sudut elektroda, serta kestabilan tangan tanpa terlalu terbebani oleh gravitasi seperti pada posisi vertikal atau di atas kepala. Posisi Pengelasan 1F Seperti Apa? Pada posisi pengelasan 1F, benda kerja biasanya membentuk sambungan sudut. Salah satu pelat berada dalam posisi mendatar, sedangkan pelat lain membentuk sudut terhadapnya. Jalur las kemudian diisi pada area pertemuan kedua material tersebut. Karena posisi sambungan berada dalam keadaan datar, kolam las cenderung lebih mudah dijaga tetap stabil. Ini membuat pengelasan 1F sering dianggap sebagai posisi paling ramah untuk pemula. Meski demikian, hasil yang baik tetap tidak datang otomatis. Jika sudut elektroda salah, ampere terlalu tinggi, atau gerakan tangan tidak stabil, hasil las tetap bisa cacat, misalnya undercut, kurang menyatu, atau bead terlalu menumpuk. Perbedaan Pengelasan 1F dan 1G Salah satu kebingungan yang cukup sering muncul adalah menyamakan pengelasan 1F dengan 1G. Keduanya memang sama sama berada pada posisi datar, tetapi jenis sambungannya berbeda. Pengelasan 1F adalah pengelasan fillet atau las sudut. Pengelasan 1G adalah pengelasan groove atau kampuh. Pada 1F, fokusnya ada pada pengisian sudut pertemuan dua material. Pada 1G, fokusnya ada pada penyatuan dua tepi material yang telah disiapkan dengan bentuk kampuh tertentu. Perbedaan ini penting karena teknik, kontrol penetrasi, dan cara membaca bentuk hasil las tidak sepenuhnya sama. Jadi, saat Anda mencari referensi tentang posisi pengelasan 1F, pastikan pembahasannya memang tentang fillet weld, bukan groove weld. Kapan Pengelasan 1F Digunakan? Pengelasan 1F banyak digunakan dalam latihan dasar welder, praktik sekolah kejuruan, pelatihan sertifikasi, hingga pekerjaan fabrikasi ringan. Posisi ini juga sering muncul pada pekerjaan sambungan sudut untuk rangka, dudukan, penyangga, serta berbagai kebutuhan konstruksi baja ringan sampai menengah. Untuk dunia pembelajaran, posisi 1F sangat penting karena membantu peserta memahami dasar dasar pengelasan sebelum naik ke posisi yang lebih menantang. Untuk dunia kerja, pengelasan 1F tetap berguna karena tidak semua pekerjaan berada pada posisi sulit. Banyak sambungan yang masih dapat dikerjakan dalam posisi yang menguntungkan, termasuk 1F. Teknik Dasar Pengelasan 1F untuk Pemula Teknik dasar pengelasan 1F dimulai dari persiapan. Permukaan material harus bersih dari karat, minyak, cat, dan kotoran lain yang dapat mengganggu kestabilan busur maupun kualitas peleburan. Setelah itu, lakukan tack weld secukupnya agar sambungan tidak bergeser selama proses pengelasan. Saat mulai mengelas, fokus utama ada pada tiga hal, yaitu sudut elektroda, panjang busur, dan kecepatan gerak. Sudut elektroda yang terlalu condong ke salah satu sisi bisa membuat hasil las tidak seimbang. Panjang busur yang terlalu jauh akan membuat percikan lebih banyak dan bead sulit rapi. Sebaliknya, jika terlalu pendek, elektroda bisa mudah menempel. Kecepatan gerak yang terlalu cepat dapat menyebabkan pengisian kurang, sementara gerakan terlalu lambat bisa membuat manik las terlalu tinggi dan panas berlebih. Pada tahap awal, pengelasan 1F lebih aman dilatih dengan gerakan sederhana dan stabil. Tidak semua sambungan membutuhkan ayunan lebar. Untuk banyak latihan dasar, stringer bead yang rapi justru lebih baik karena membantu pemula belajar mengendalikan jalur dan bentuk las dengan lebih konsisten. Setting Ampere Pengelasan 1F Dalam praktik SMAW, setting ampere untuk pengelasan 1F tidak ditentukan oleh posisinya saja. Arus las juga dipengaruhi oleh diameter elektroda, jenis elektroda las, ketebalan material, dan karakter sambungan. Karena itu, tidak ada satu angka tunggal yang selalu benar untuk semua kondisi. Di panduan ampere LB-52U menunjukkan bahwa arus kerja dapat berbeda menurut diameter dan posisi pengelasan. Untuk diameter 2,6 mm, kisaran posisi datar umumnya lebih tinggi dibanding vertikal atau overhead. Ini memperlihatkan prinsip dasar yang penting, yaitu posisi datar seperti 1F biasanya memberi ruang lebih besar untuk arus yang stabil, selama tetap sesuai rekomendasi elektroda dan kondisi material. Jika ampere terlalu rendah, busur terasa lemah, elektroda cenderung lengket, dan penyatuan logam bisa kurang baik. Jika ampere terlalu tinggi, kolam las menjadi terlalu cair, percikan bertambah, dan hasil las bisa melebar tidak terkontrol. Karena itu, untuk pengelasan 1F, pendekatan terbaik adalah memulai dari kisaran aman sesuai diameter elektroda, lalu menyesuaikan sedikit demi sedikit sampai busur terasa stabil dan bead terlihat seimbang. Elektroda yang Cocok untuk Pengelasan 1F Pemilihan elektroda untuk pengelasan 1F sebaiknya disesuaikan dengan jenis material, kebutuhan kekuatan sambungan, dan tujuan pekerjaan. Untuk latihan dasar, elektroda las yang stabil dan mudah dikendalikan akan membantu pemula mendapatkan hasil las yang lebih rapi dan konsisten. Pilih elektroda pengelasan 1F sesuai material yang akan dilas. Untuk baja karbon ringan, gunakan elektroda dengan busur lembut dan stabil agar lebih mudah dikendalikan. RB-26 cocok untuk latihan dasar karena dikenal memiliki busur halus, stabil, dan minim percikan. Jika membutuhkan kekuatan sambungan yang lebih tinggi, elektroda low hydrogen bisa menjadi pilihan. LB-52 dapat dipertimbangkan untuk pengelasan baja karbon dan baja tarik menengah. LB-52-18 cocok untuk aplikasi yang membutuhkan hasil las halus, penetrasi baik, dan slag yang

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

selamat hari raya idul fitri 1447 h intiwi

Keluarga besar PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh pelanggan, mitra usaha, rekan kerja, dan masyarakat yang merayakan. Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang penuh makna, yang mengajarkan nilai ketulusan, kebersamaan, kesabaran, dan saling memaafkan. Setelah menjalani bulan Ramadan dengan segala hikmah dan pembelajarannya, Idul Fitri hadir sebagai waktu yang tepat untuk kembali menata hati, mempererat hubungan, serta melangkah dengan niat yang lebih baik. Bagi PT Intan Pertiwi Industri, momen suci ini juga menjadi pengingat bahwa hubungan yang kuat tidak hanya dibangun melalui kerja sama, tetapi juga melalui kepercayaan, komitmen, dan sikap saling menghargai. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kami untuk terus tumbuh dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan maupun mitra. Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kebersamaan yang telah terjalin hingga saat ini. Dukungan yang diberikan oleh pelanggan, mitra, dan seluruh pihak yang bekerja bersama kami menjadi bagian penting dalam langkah dan perkembangan perusahaan. Melalui Hari Raya Idul Fitri 1447 H ini, kami berharap semangat kebersamaan dan silaturahmi dapat terus terjaga dengan baik. Semoga hari yang fitri ini membawa kedamaian, keberkahan, kesehatan, serta kebahagiaan bagi Anda dan keluarga. Atas nama seluruh keluarga besar PT Intan Pertiwi Industri, kami juga menyampaikan mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik dalam perkataan, pelayanan, maupun interaksi yang mungkin kurang berkenan. Semoga Idul Fitri tahun 2026 ini menjadi awal yang baik untuk melangkah dengan semangat baru, hati yang lebih jernih, dan harapan yang lebih besar di masa yang akan datang. Taqabbalallahu minna wa minkum. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948

intiwi mengucapkan selamat hari suci nyepi tahun baru saka 1948

Keluarga besar PT Intan Pertiwi Industri mengucapkan Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu yang merayakan. Dalam hening, selalu ada ruang untuk menata kembali langkah, pikiran, dan niat menjadi lebih baik. Semoga momen suci ini menjadi waktu yang penuh makna untuk melakukan refleksi diri, menjaga ketenangan batin, serta memperkuat harmoni dalam kehidupan. Nyepi bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Saka, tetapi juga pengingat akan pentingnya kesunyian, pengendalian diri, dan kejernihan hati. Dalam suasana yang tenang, kita diajak untuk merenungkan perjalanan yang telah dilalui, memperbaiki yang kurang, dan menyambut lembaran baru dengan sikap yang lebih bijaksana. Semoga Hari Suci Nyepi membawa kedamaian, kebijaksanaan, kesehatan, dan semangat baru bagi setiap pribadi, keluarga, serta masyarakat. Kiranya nilai-nilai ketenangan, toleransi, dan keseimbangan yang hadir dalam perayaan ini dapat menjadi inspirasi untuk mempererat kebersamaan di tengah keberagaman. Semoga Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 menjadi momentum untuk menumbuhkan ketenangan batin, memperkuat harmoni, dan menyambut masa depan dengan hati yang lebih jernih.

Sertifikat ISO

ISO 9001:2015

ISO 14001:2015

© 2026, PT. Intan Pertiwi Industri | Semua Hak Cipta Dilindungi.

Social Sticky