PT Intan Pertiwi Industri berpartisipasi dalam kegiatan Sinau Bareng PAKSIMA (SIBAMA) 2026 yang diselenggarakan pada 12 September 2026 di Departemen Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTMI FT UGM).
SIBAMA merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh PAKSIMA sebagai wadah untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi civitas akademika, khususnya mahasiswa Teknik Mesin.
Pada pelaksanaan tahun ini, SIBAMA mengangkat tema seputar welding dan KOBELCO Welding Electrode Manufacturing Indonesia melalui rangkaian seminar dan workshop pengelasan.
Kegiatan ini menghadirkan tim KOBELCO Welding – PT Intan Pertiwi Industri untuk berbagi pengetahuan mengenai pengelasan, industri manufaktur elektroda las, serta memberikan pengalaman praktik secara langsung kepada peserta.
Daftar Isi
ToggleSeminar Welding Bersama KOBELCO Welding – Intan Pertiwi Industri

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi seminar yang berlangsung pada pukul 09.30–12.00 WIB di Ruang Sidang A1 DTMI FT UGM.
Seminar diikuti oleh kurang lebih 100 peserta dan menghadirkan Syuhada Aleen dari KOBELCO Welding – PT Intan Pertiwi Industri sebagai pemateri.
Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai dunia pengelasan, industri manufaktur elektroda las, serta penerapan teknologi dan produk pengelasan untuk mendukung kebutuhan di berbagai sektor industri.
Sesi seminar juga menjadi ruang diskusi antara mahasiswa dan praktisi industri. Melalui interaksi tersebut, peserta dapat memahami hubungan antara teori pengelasan yang dipelajari di lingkungan akademik dengan penerapannya di dunia kerja dan industri manufaktur.
Dama, Panitia Seminar SIBAMA 2026, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pembelajaran yang lebih aplikatif.
Workshop Welding dan Demonstrasi Pengelasan SMAW

Setelah seminar, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Welding pada pukul 13.00–15.00 WIB di Laboratorium TMP DTMI FT UGM.
Workshop dipandu oleh instruktur dari KOBELCO Welding – PT Intan Pertiwi Industri, yaitu:
- Farhan Mawardi
- Fernando Marpaung
Sebanyak 20 peserta mengikuti sesi workshop dan demonstrasi pengelasan. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat sekaligus mempraktikkan proses pengelasan dengan pendampingan langsung dari instruktur.
Demo pengelasan menggunakan proses SMAW (Shielded Metal Arc Welding) dengan dua jenis kawat las KOBELCO, yaitu MS-77 ukuran 2,6 mm dan RB-26 ukuran 2,6 mm.
Penggunaan kedua elektroda tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal proses pengelasan SMAW secara langsung, mulai dari persiapan kerja, penggunaan elektroda, penyalaan busur, pengendalian elektroda, hingga pengamatan terhadap hasil las yang terbentuk selama praktik.
Melalui sesi praktik, mahasiswa dapat memahami bahwa hasil pengelasan dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti teknik kerja, kestabilan busur, kontrol elektroda, serta konsistensi selama proses pengelasan berlangsung.
Pelaksanaan workshop turut didukung oleh 14 panitia yang membantu kelancaran rangkaian kegiatan.
Menurut Abas, Panitia Demo Pengelasan SIBAMA 2026, sesi praktik memberikan nilai tambah karena mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga kesempatan untuk mencoba pengelasan secara langsung dengan arahan praktisi.
Pengalaman Belajar yang Lebih Aplikatif
Rangkaian seminar dan workshop memberikan pengalaman belajar yang lebih lengkap bagi peserta.
Melalui sesi seminar, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai industri pengelasan dan manufaktur elektroda las. Sementara itu, sesi workshop memberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan tersebut melalui praktik pengelasan SMAW secara langsung.
Kombinasi antara teori dan praktik diharapkan dapat membantu peserta memahami proses pengelasan dengan lebih baik sekaligus mengenal keterampilan teknis yang dibutuhkan di lingkungan industri.
Kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan praktisi sehingga proses pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga lebih dekat dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Justin, Marketing Manager PT Intan Pertiwi Industri, turut mengapresiasi antusiasme mahasiswa Teknik Mesin UGM selama kegiatan berlangsung.
Pemenang Demonstrasi Welding SIBAMA 2026
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan workshop, peserta juga mengikuti sesi demonstrasi pengelasan. Beberapa peserta berhasil menunjukkan performa yang baik selama kegiatan berlangsung.
Pemenang demonstrasi welding SIBAMA 2026 di UGM adalah:
- Arel Radytia Zora Eka Saputra — @zoraarel
- Irfan Nur Ahmad — @ahmad_nurirfan
- Ferdinand Satrio Bregas Laksono — @fer.satrio
PT Intan Pertiwi Industri memberikan apresiasi kepada para pemenang serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan seminar, workshop, dan demonstrasi pengelasan.
Arel Radytia Zora Eka Saputra, Juara 1 demo pengelasan, mengaku sudah familiar dengan proses pengelasan sebelumnya. Dalam praktik kali ini, ia turut mencoba MS-77 dan memberikan kesan positif terhadap penggunaannya.
Mendekatkan Mahasiswa dengan Dunia Industri Pengelasan
Kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa memahami kebutuhan dan praktik yang diterapkan di dunia kerja.
Melalui SIBAMA 2026, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan dari sisi teori, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan praktisi serta melihat dan mencoba proses pengelasan SMAW menggunakan elektroda KOBELCO.
PT Intan Pertiwi Industri berharap kegiatan seperti seminar dan workshop welding dapat membantu mahasiswa memperluas pengetahuan, meningkatkan pemahaman teknis, serta mengenal lebih dekat penerapan teknologi pengelasan di lingkungan industri.
Sebagai produsen kawat las KOBELCO di Indonesia, PT Intan Pertiwi Industri terus mendukung kegiatan edukasi dan pengembangan kompetensi generasi muda di bidang pengelasan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Partisipasi dalam SIBAMA 2026 di Universitas Gadjah Mada menjadi salah satu bentuk komitmen tersebut dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri sekaligus mendorong pengembangan sumber daya manusia di bidang pengelasan di Indonesia.







