Jakarta, 28 Juli 2026 – PT Intan Pertiwi Industri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di bidang teknik melalui kegiatan Seminar dan Workshop “KOBELCO Welding Electrode Manufacturing in Indonesia” yang diselenggarakan di Kampus Institut Teknologi PLN (ITPLN), Jakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi dalam menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur, konstruksi, energi, dan perkapalan.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai teknologi pengelasan, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang mengacu pada standar industri.
Acara diawali dengan sesi seminar yang diikuti oleh mahasiswa Sekolah Vokasi ITPLN. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan materi mengenai perkembangan teknologi pengelasan modern, pemilihan elektroda kawat las berdasarkan karakteristik material, penerapan standar internasional, hingga peluang karier di industri pengelasan.
Direktur Sekolah Vokasi ITPLN, Tony Koerniawan, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi yang terjalin bersama PT Intan Pertiwi Industri.“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seminar dan workshop seperti ini karena memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif kepada mahasiswa. Mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh wawasan langsung dari praktisi industri mengenai teknologi, prosedur kerja, dan budaya profesional yang akan mereka temui di dunia kerja.”
Dalam sesi materi, Farhan Mawardi dari PT Intan Pertiwi Industri menjelaskan pentingnya memilih elektroda las yang tepat sesuai jenis material, posisi pengelasan, serta kebutuhan konstruksi agar menghasilkan sambungan yang kuat, aman, dan memenuhi standar kualitas.
Farhan juga memperkenalkan berbagai solusi pengelasan yang diproduksi dan didistribusikan oleh PT Intan Pertiwi Industri, termasuk elektroda KOBELCO LB-52-18 yang telah memenuhi standar AWS A5.1 E7018.
Elektroda low hydrogen tersebut banyak digunakan pada pengelasan baja berkekuatan tinggi dan telah diaplikasikan pada berbagai proyek strategis, mulai dari pembangunan kapal, jembatan, struktur baja, pressure vessel, hingga pembangkit listrik.
Selain membahas produk, peserta juga dikenalkan dengan berbagai standar internasional yang menjadi acuan dalam industri pengelasan, seperti AWS, ASME, JIS, serta standar klasifikasi perkapalan seperti BKI, ABS, LR, BV, dan DNV. Materi juga mencakup pengenalan proses pengelasan SMAW, GMAW, FCAW, GTAW, dan SAW yang banyak diterapkan pada berbagai sektor industri.
Pada sesi berikutnya, Berry James Manurung dari PT Intan Sukses Globalindo memberikan pemaparan mengenai pentingnya Non-Destructive Testing (NDT) sebagai metode inspeksi untuk memastikan kualitas dan keandalan material tanpa menyebabkan kerusakan pada komponen yang diperiksa.
Peserta dikenalkan dengan berbagai metode inspeksi seperti Ultrasonic Testing (UT), Radiographic Testing (RT), Magnetic Particle Testing (MT), dan Liquid Penetrant Testing (PT) yang umum digunakan pada inspeksi sambungan las, pressure vessel, boiler, perpipaan, hingga fasilitas pembangkit listrik. Berry juga menjelaskan bahwa kompetensi di bidang NDT membuka peluang karier yang luas sebagai inspector, QA/QC Engineer, Welding Inspector, maupun Technical Engineer.
Workshop Pengelasan Berbasis Praktik Industri

Setelah sesi seminar, kegiatan dilanjutkan dengan workshop atau demo pengelasan yang diselenggarakan di Laboratorium Mekanika dan Manufaktur ITPLN. Sebanyak 20 mahasiswa terpilih mengikuti praktik pengelasan secara langsung dengan pendampingan dari tim instruktur PT Intan Pertiwi Industri.
Pada sesi praktik ini, peserta menggunakan dua elektroda las KOBELCO yang umum digunakan di industri, yaitu RB-26 dan MS-77.
Electrode RB-26 merupakan kawat las berstandar AWS A5.1 E6013 yang dikenal memiliki busur las stabil, penyalaan yang mudah, serta menghasilkan tampilan manik las (bead) yang rapi sehingga sangat cocok untuk pembelajaran maupun pekerjaan fabrikasi umum.
Sementara itu, MS-77 digunakan untuk memberikan pengalaman praktik pada aplikasi pengelasan yang membutuhkan karakteristik elektroda yang berbeda sesuai kebutuhan industri.
Selama workshop, mahasiswa mempelajari tahapan penting dalam proses pengelasan, mulai dari persiapan material, pemilihan elektroda yang sesuai, pengaturan parameter pengelasan, teknik penyalaan busur listrik, pengendalian kolam las (weld pool), hingga evaluasi kualitas hasil pengelasan berdasarkan praktik kerja yang diterapkan di dunia industri.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memahami teori pengelasan, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung menggunakan elektroda yang banyak diaplikasikan pada sektor manufaktur, konstruksi, dan fabrikasi. Diharapkan pengalaman tersebut dapat meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan industri setelah lulus.Komitmen PT Intan Pertiwi Industri Mendukung Pendidikan Vokasi
Melalui penyelenggaraan Seminar dan Workshop Pengelasan KOBELCO di ITPLN, PT Intan Pertiwi Industri menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan berbasis praktik industri.
Kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri, sehingga mahasiswa memperoleh wawasan mengenai teknologi pengelasan, standar kerja, serta kebutuhan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja.
PT Intan Pertiwi Industri akan terus membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan melalui seminar, workshop, maupun kegiatan pelatihan teknis sebagai bagian dari upaya berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi muda yang akan memasuki industri pengelasan dan manufaktur.






