PT Intan Pertiwi Industri kembali melaksanakan kegiatan edukasi di lingkungan perguruan tinggi melalui demo pengelasan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada 10 September 2026.
Kedatangan rombongan PT Intan Pertiwi Industri disambut oleh Ketua Program Studi Teknik Mesin Universitas Sanata Dharma, Ir. Budi Setyahandana, M.T., bersama sejumlah dosen dan laboran.
Kegiatan ini juga menjadi bagian istimewa dalam rangkaian program workshop PT Intan Pertiwi Industri karena Universitas Sanata Dharma menjadi kampus pertama di Yogyakarta yang dikunjungi dalam program tersebut.
Berbeda dengan kegiatan yang menggabungkan seminar dan workshop, agenda di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta difokuskan langsung pada demonstrasi dan praktik pengelasan. Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan ini untuk melihat proses welding secara lebih dekat sekaligus memperoleh pengalaman praktik secara langsung.
Daftar Isi
ToggleBelajar Pengelasan Melalui Praktik Langsung

Kegiatan workshop welding dipandu oleh instruktur dari KOBELCO Welding – PT Intan Pertiwi Industri, yaitu Farhan Mawardi dan Fernando Marpaung.
Dalam sesi praktik, peserta mengikuti demo pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) menggunakan kawat las KOBELCO MS-77 ukuran 2,6 mm.
Peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam memahami proses pengelasan, mulai dari persiapan kerja, penggunaan elektroda, penyalaan busur, hingga pelaksanaan pengelasan.
Pendekatan berbasis praktik membantu mahasiswa memahami bahwa kualitas hasil pengelasan dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti teknik kerja, kestabilan busur, penggunaan elektroda, pengaturan proses, serta kontrol selama pengelasan berlangsung.
Selain mengikuti praktik, peserta juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan tim KOBELCO Welding – PT Intan Pertiwi Industri untuk memperoleh wawasan tambahan mengenai proses pengelasan dan penerapannya di lingkungan industri.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman teknis, tetapi juga membantu mahasiswa melihat hubungan antara pembelajaran di kampus dan praktik yang digunakan di dunia kerja.
Demo Pengelasan SMAW Menggunakan Kawat Las MS-77

Penggunaan proses SMAW dalam kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal secara langsung salah satu proses pengelasan yang banyak digunakan dalam pekerjaan fabrikasi, konstruksi, dan maintenance.
Pada sesi tersebut, peserta menggunakan kawat las KOBELCO MS-77 berdiameter 2,6 mm sebagai elektroda untuk melakukan praktik pengelasan dengan pendampingan instruktur.
Melalui demo dan praktik ini, peserta dapat mengamati secara langsung proses penyalaan busur, pengendalian elektroda, kestabilan busur, serta hasil las yang terbentuk selama pengelasan berlangsung.
Pengalaman tersebut memberikan gambaran yang lebih aplikatif mengenai bagaimana teknik pengelasan dan kontrol terhadap elektroda dapat memengaruhi proses maupun hasil pengelasan.
Pemenang Demo Pengelasan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta



Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta mengikuti sesi demo pengelasan. Berdasarkan hasil kegiatan, tiga peserta terpilih sebagai pemenang, yaitu:
- Marchelino Kevin Arya Yoga — @_marchelinox
- Carollus Dian Kurnia Putra — @carollusdian
- Robertus Bellarmino Radya Ananda — @robertradya_
PT Intan Pertiwi Industri memberikan apresiasi kepada para pemenang serta seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan antusias.
Mendukung Pengembangan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Pengelasan
Kegiatan demo pengelasan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menjadi bagian dari upaya PT Intan Pertiwi Industri dalam mendekatkan mahasiswa dengan praktik pengelasan yang digunakan di dunia industri.
Pengalaman langsung melalui kegiatan praktik dapat membantu mahasiswa memahami hubungan antara teori yang dipelajari di lingkungan akademik dengan proses pengelasan di lapangan.
Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan pemahaman teknis, serta mengenal lebih jauh penerapan teknologi dan material pengelasan.
Sebagai produsen kawat las KOBELCO di Indonesia, PT Intan Pertiwi Industri terus mendukung kegiatan edukasi dan pengembangan kompetensi di bidang pengelasan melalui kolaborasi bersama perguruan tinggi.
Kunjungan ke Universitas Sanata Dharma Yogyakarta juga menjadi langkah awal dalam rangkaian kegiatan workshop di Yogyakarta yang diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi mahasiswa Teknik Mesin.







