Industri galangan kapal membutuhkan material pengelasan yang mampu menghasilkan sambungan kuat, tahan terhadap beban dinamis, serta memiliki kualitas yang konsisten. Oleh karena itu, pemilihan kawat las untuk galangan kapal tidak boleh dilakukan sembarangan. Jenis elektroda harus disesuaikan dengan material kapal, posisi pengelasan, hingga kebutuhan fabrikasi maupun perbaikan (repair).
PT Intan Pertiwi Industri menyediakan berbagai jenis elektroda las yang umum digunakan pada industri perkapalan, mulai dari baja karbon, baja tarik tinggi, stainless steel, hingga hardfacing.
Table of Contents
ToggleMengapa Pemilihan Kawat Las Sangat Penting di Galangan Kapal?
Pada proses pembangunan maupun perawatan kapal, setiap sambungan las harus mampu menahan getaran, beban kerja, serta lingkungan laut yang cukup ekstrem. Penggunaan elektroda yang sesuai dapat memberikan beberapa keuntungan, seperti:
- Menghasilkan penetrasi dan kekuatan sambungan yang baik.
- Mengurangi risiko retak dan cacat las.
- Mempermudah proses pengelasan pada berbagai posisi.
- Meningkatkan umur pakai struktur kapal.
- Membantu menjaga kualitas hasil fabrikasi sesuai standar industri.
Jenis Kawat Las untuk Galangan Kapal yang Umum Digunakan
1. RB-26 untuk Pengelasan Baja Karbon Umum
RB-26 merupakan elektroda serbaguna untuk pengelasan baja karbon ringan yang banyak digunakan pada proses fabrikasi komponen kapal.
Aplikasi:
- Bracket
- Tangga kapal
- Dudukan mesin
- Struktur sekunder
- Komponen fabrikasi umum
Keunggulan:
- Mudah digunakan.
- Busur stabil.
- Slag mudah dibersihkan.
- Cocok untuk berbagai posisi pengelasan.
2. B-17 untuk Struktur Baja Kapal
B-17 digunakan untuk pengelasan baja karbon dengan kebutuhan kekuatan sambungan yang baik pada berbagai pekerjaan fabrikasi kapal.
Aplikasi:
- Frame kapal
- Deck support
- Struktur baja
- Komponen konstruksi kapal
Keunggulan:
- Penetrasi baik.
- Deposit las rapi.
- Cocok untuk pekerjaan fabrikasi harian.
3. LB-52 Series untuk Struktur dengan Kekuatan Tinggi
Seri LB-52, LB-52-18, dan LB-52U merupakan elektroda low hydrogen yang umum digunakan ketika dibutuhkan sambungan dengan kekuatan tinggi dan ketahanan terhadap risiko retak hidrogen.
Aplikasi:
- Sambungan struktur utama kapal.
- Hull (lambung kapal).
- Deck utama.
- Komponen yang menerima beban tinggi.
Keunggulan:
- Kekuatan tarik tinggi.
- Risiko retak hidrogen lebih rendah.
- Ketangguhan sambungan yang baik.
4. NC Series untuk Material Stainless Steel
Untuk bagian kapal yang menggunakan stainless steel, tersedia seri:
- NC-36 / NC-36L
- NC-38 / NC-38L
- NC-39 / NC-39L
Pemilihan tipe disesuaikan dengan jenis stainless steel yang dilas.
Aplikasi:
- Tangki stainless.
- Pipa.
- Sistem perpipaan kapal.
- Peralatan pengolahan di kapal.
- Komponen tahan korosi.
Keunggulan:
- Ketahanan korosi yang baik.
- Hasil las bersih.
- Cocok untuk berbagai aplikasi stainless steel.
5. HF Series untuk Perbaikan Komponen yang Mengalami Keausan
Pada galangan kapal, beberapa komponen mengalami abrasi atau gesekan selama operasional. Untuk kondisi tersebut dapat digunakan elektroda hardfacing seperti:
- HF-350
- HF-500
- HF-600
Aplikasi:
- Roller.
- Shaft tertentu.
- Bucket.
- Wear plate.
- Komponen yang mengalami keausan.
Keunggulan:
- Ketahanan aus lebih tinggi.
- Memperpanjang umur komponen.
- Mengurangi frekuensi penggantian spare part.
6. CI Series untuk Pengelasan Besi Cor
Komponen berbahan besi cor pada kapal maupun fasilitas galangan dapat diperbaiki menggunakan:
- CI-A1
- CI-A2
Aplikasi:
- Housing pompa.
- Casing mesin.
- Komponen besi cor lainnya.
Cara Memilih Kawat Las untuk Galangan Kapal
Sebelum menentukan elektroda las kapal, perhatikan beberapa faktor berikut:
- Jenis material yang akan dilas.
- Kekuatan sambungan yang dibutuhkan.
- Posisi pengelasan.
- Lingkungan kerja dan potensi korosi.
- Fungsi komponen, apakah untuk fabrikasi baru atau perbaikan.
Dengan memilih kawat las untuk galangan kapal yang tepat, kualitas sambungan akan lebih optimal dan proses pengelasan menjadi lebih efisien.
Kesimpulan
Pemilihan kawat las untuk galangan kapal harus disesuaikan dengan jenis material dan aplikasi pengelasannya. Untuk baja karbon dapat menggunakan RB-26 atau B-17, sedangkan struktur berkekuatan tinggi umumnya menggunakan seri LB-52.
Pada material stainless steel tersedia NC Series, sementara kebutuhan hardfacing dapat menggunakan HF Series, dan perbaikan besi cor menggunakan CI Series.
Dengan menggunakan elektroda yang sesuai, proses fabrikasi maupun maintenance kapal dapat menghasilkan sambungan las yang kuat, stabil, dan memiliki performa yang lebih andal dalam mendukung operasional industri maritim.






