Kalau Anda sedang mencari Setting Ampere LB-52U 2.6/3.2/4.0 mm yang benar supaya hasil las lebih stabil, rapi, dan minim cacat, Anda ada di tempat yang tepat.
Kalau Anda pernah merasa hasil las “kadang bagus, kadang bikin kesel”, seringnya masalahnya bukan di tangan—tapi di setting ampere yang kurang pas.
Apalagi kalau yang dipakai adalah KOBELCO LB-52U AWS A5.1: E7016, elektroda low hydrogen yang terkenal kuat untuk pekerjaan struktural, tapi tetap butuh arus yang tepat supaya arc stabil dan bead rapi.
Di artikel ini saya rangkum Setting Ampere LB-52U KOBELCO 2.6/3.2/4.0 mm lengkap untuk posisi flat/horizontal, 3G uphill/4G, sampai root pass.
Setelah tabel, saya tambahkan tips praktis supaya Anda bisa memilih angka paling “enak” di lapangan tanpa keluar dari batas aman.
Table of Contents
ToggleKenapa Setting Ampere LB-52U Itu Krusial?
LB-52U umumnya dipakai saat Anda butuh sambungan yang kuat dan konsisten. Tapi, karena karakter low hydrogen, hasilnya sangat dipengaruhi oleh:
Heat input (terlalu panas → undercut/spatter; terlalu rendah → nempel/sticking)
Kontrol kolam las (terutama vertikal naik & overhead)
Kualitas root pass (akar sambungan harus tembus rapi, bukan jebol)
Jadi, daripada “naik-turun ampere pakai feeling”, lebih aman mulai dari tabel resminya dulu.
Sebelum menentukan arus yang paling pas, ada baiknya Anda memahami dulu proses dasarnya. Silakan baca apa itu pengelasan SMAW agar setting ampere, teknik gerakan, dan hasil las Anda lebih konsisten.
Setting Ampere LB-52U 2.6/3.2/4.0 mm dan Posisi Pengelasan
Keterangan posisi:
1F, 1G, 2F, 2G = datar & horizontal
3G uphill, 4G = vertikal naik & overhead
Root pass = jalur akar sambungan
| Diameter LB-52U | 1F, 1G, 2F, 2G | 3G Uphill, 4G | Root Pass |
|---|---|---|---|
| 2.6 mm | 60–90 A | 50–80 A | 30–80 A |
| 3.2 mm | 90–130 A | 80–120 A | 60–110 A |
| 4.0 mm | 130–180 A | 110–170 A | 90–140 A |
Catatan : DCEN juga suitable.
Di data yang sama, polaritas yang tercantum: AC, DCEP (dengan catatan tambahan DCEN bisa digunakan).
Cara Memilih Ampere yang “Pas” di Dalam Range
1. Kalau Fokus Anda Root Pass (Akar Sambungan)
Root pass itu paling sensitif. Terlalu tinggi sedikit bisa bikin akar jebol, terlalu rendah bikin kurang tembus atau mudah ada cacat.
Patokan mudahnya:
Mulai dari bawah–tengah range, lalu naikkan sedikit kalau penetrasi kurang.
Usahakan kolam las tetap “tenang” dan tidak melebar berlebihan.
Contoh start yang sering terasa aman (tetap di range resmi):
2.6 mm: coba 50–60 A dulu (tergantung gap & bevel)
3.2 mm: coba 80–95 A
4.0 mm: coba 110–130 A
Ingat: ini bukan angka baku baru, tapi cara memilih titik awal dari range resmi agar lebih cepat ketemu feel-nya.
2. Untuk 3G Uphill dan 4G (Vertikal Naik & Overhead)
Di posisi ini, ampere terlalu tinggi biasanya langsung kelihatan:
bead jadi “banjir”
undercut gampang muncul
slag jadi susah dikontrol
Karena itu, gunakan range 3G uphill/4G (yang memang lebih rendah dari flat/horizontal) dan prioritaskan kontrol.
3. Untuk 1F/1G/2F/2G (Flat/Hor)
Di posisi datar/horizontal, Anda punya ruang lebih untuk main di tengah–atas range—asal bead tetap rapi, tidak melebar berlebihan, dan tidak menggali tepi (undercut).
Ciri-Ciri Setting Ampere Anda Terlalu Rendah atau Terlalu Tinggi
Ampere Terlalu Rendah
Elektroda sering nempel (sticking)
Arc terasa “mati-hidup”
Bead cenderung cembung, penetrasi kurang
Slag terasa numpuk dan sulit bersih
Ampere Terlalu Tinggi
Spatter makin banyak
Bead melebar, tepi sambungan rawan undercut
Kolam las terlalu cair, kontrol jadi berat
Terasa “panas banget” padahal gerakan sudah benar
Info Penting yang Sering Dilupakan: Redrying LB-52U
Karena LB-52U termasuk low hydrogen, kondisi elektroda sangat berpengaruh pada konsistensi hasil.
Redrying conditions : 300–350°C selama 0.5–1 jam. Ini membantu menjaga performa dan mengurangi risiko masalah yang terkait kelembapan elektroda.
Kesimpulan
Setting Ampere LB-52U 2.6/3.2/4.0 mm sebaiknya selalu mengacu pada range ampere resmi, karena tiap posisi las membutuhkan kontrol panas yang berbeda.
Untuk hasil paling aman dan rapi, gunakan ampere lebih rendah di 3G uphill/4G dan root pass agar kolam las tetap terkendali dan mengurangi risiko undercut/burn-through, lalu manfaatkan range yang lebih tinggi di posisi flat/horizontal jika ingin deposit lebih cepat.
Terakhir, jangan abaikan kondisi elektroda (redrying 300–350°C selama 0,5–1 jam) karena sangat berpengaruh pada stabilitas arc dan konsistensi kualitas sambungan.
Jika Anda ingin pemesanan KOBELCO LB-52U atau konsultasi kebutuhan pengelasan, silakan hubungi kami untuk pemesanan.
FAQs
1. Ampere berapa yang paling aman untuk LB-52U sesuai diameter dan posisi?
Gunakan range berikut sesuai kebutuhan: 2.6 mm (60–90A flat/horizontal, 50–80A 3G/4G, 30–80A root), 3.2 mm (90–130A, 80–120A, 60–110A), dan 4.0 mm (130–180A, 110–170A, 90–140A). Kuncinya, posisi 3G/4G dan root pass biasanya lebih rendah dibanding flat/horizontal agar kolam las tetap terkendali.
2. Kenapa setting ampere untuk 3G uphill/4G dan root pass cenderung lebih rendah?
Karena di posisi vertikal naik/overhead dan root pass, kolam las lebih mudah “lari” kalau terlalu panas. Ampere yang lebih rendah membantu menjaga kontrol bead, mengurangi risiko undercut, dan mencegah burn-through pada akar sambungan.
3. LB-52U sebaiknya pakai polaritas apa, dan apakah DCEN boleh?
LB-52U dapat digunakan pada AC dan DCEP, serta ada catatan bahwa DCEN juga suitable. Pilih polaritas sesuai kebutuhan pekerjaan dan prosedur/WPS di lapangan, namun pastikan arus tetap berada di range yang direkomendasikan untuk diameter dan posisi.







