Beranda / Jenis Kawat Las / Perbedaan NC-36 dan NC-36L: Fungsi dan Aplikasinya

Perbedaan NC-36 dan NC-36L: Fungsi dan Aplikasinya

Perbedaan NC-36 dan NC-36L penting dipahami sebelum memilih elektroda las untuk pekerjaan stainless steel. Keduanya sama-sama digunakan untuk pengelasan stainless steel berbasis 316, tetapi memiliki perbedaan pada klasifikasi AWS, kadar karbon, material yang dilas, serta ketahanan terhadap risiko korosi setelah proses pengelasan.

Dalam pekerjaan fabrikasi, manufaktur, maintenance, tangki, pipa, hingga komponen industri berbahan stainless steel, pemilihan elektroda yang tepat sangat berpengaruh terhadap kualitas sambungan las. Kesalahan memilih kawat las dapat menyebabkan hasil las kurang optimal, terutama pada aplikasi yang menuntut ketahanan korosi lebih tinggi.

Secara umum, NC-36 digunakan untuk stainless steel tipe 316, sedangkan NC-36L digunakan untuk stainless steel tipe 316L yang membutuhkan deposit las dengan kadar karbon lebih rendah.

Untuk kebutuhan pengelasan stainless lainnya, Anda juga dapat mengenal berbagai pilihan kawat las untuk stainless steel sesuai jenis material dan aplikasi pekerjaan.

Apa Itu NC-36?

NC-36 adalah elektroda las stainless steel dengan klasifikasi AWS A5.4 E316-16. Elektroda ini digunakan untuk pengelasan stainless steel tipe 316 yang membutuhkan hasil las dengan ketahanan korosi baik, terutama pada lingkungan kerja yang berhubungan dengan kelembapan, bahan kimia ringan, maupun kebutuhan industri umum.

NC-36 termasuk jenis elektroda SMAW atau stick electrode. Jenis ini banyak digunakan dalam pekerjaan fabrikasi dan perbaikan karena praktis, fleksibel, serta dapat digunakan pada berbagai kebutuhan pengelasan stainless steel.

Apa Itu NC-36L?

NC-36L adalah elektroda las stainless steel dengan klasifikasi AWS A5.4 E316L-16. Huruf “L” pada NC-36L menunjukkan low carbon atau karbon rendah. Artinya, elektroda ini dirancang untuk menghasilkan deposit las dengan kadar karbon lebih rendah dibandingkan tipe E316 biasa.

Karena memiliki kandungan karbon lebih rendah, NC-36L lebih cocok digunakan untuk stainless steel tipe 316L atau aplikasi yang membutuhkan ketahanan lebih baik terhadap risiko intergranular corrosion setelah pengelasan. Jenis ini banyak dipilih untuk pekerjaan yang membutuhkan kualitas sambungan lebih stabil pada lingkungan korosif.

Perbedaan NC-36 dan NC-36L

1. Perbedaan Klasifikasi AWS

Perbedaan pertama antara NC-36 dan NC-36L terletak pada klasifikasi AWS.

NC-36 memiliki klasifikasi AWS A5.4 E316-16, sedangkan NC-36L memiliki klasifikasi AWS A5.4 E316L-16. Kode “E316” menunjukkan elektroda stainless steel tipe 316, sementara “E316L” menunjukkan tipe 316L dengan kandungan karbon lebih rendah.

Pada NC-36L, huruf “L” menjadi penanda utama bahwa elektroda ini termasuk low carbon. Perbedaan ini penting karena kandungan karbon berpengaruh terhadap ketahanan hasil las, terutama pada aplikasi yang berisiko mengalami sensitization atau intergranular corrosion.

2. Perbedaan Material yang Dilas

NC-36 digunakan untuk pengelasan stainless steel tipe 316. Material ini umum digunakan pada berbagai pekerjaan industri karena memiliki ketahanan korosi yang baik berkat kandungan chromium, nickel, dan molybdenum.

Sementara itu, NC-36L digunakan untuk pengelasan stainless steel tipe 316L. Stainless steel 316L memiliki kandungan karbon lebih rendah dibandingkan 316 biasa, sehingga lebih sesuai untuk pekerjaan yang membutuhkan ketahanan korosi lebih tinggi setelah proses pengelasan.

Dengan kata lain, jika material yang dilas adalah stainless steel 316, NC-36 dapat menjadi pilihan yang sesuai. Namun, jika material yang digunakan adalah stainless steel 316L atau pekerjaan membutuhkan deposit las low carbon, NC-36L lebih direkomendasikan.

3. Perbedaan Kandungan Karbon

Perbedaan kandungan karbon menjadi salah satu faktor paling penting dalam membedakan NC-36 dan NC-36L.

NC-36 memiliki kandungan karbon contoh sekitar 0,04% dengan batas jaminan hingga ≤0,08%. Sementara itu, NC-36L memiliki kandungan karbon lebih rendah, sekitar 0,03% dengan batas jaminan ≤0,04%.

Kandungan karbon yang lebih rendah pada NC-36L membantu mengurangi risiko terbentuknya chromium carbide pada area las. Hal ini penting karena chromium carbide dapat menurunkan ketahanan korosi stainless steel, terutama pada area sekitar sambungan las yang terkena panas.

4. Perbedaan Ketahanan Korosi

NC-36 sudah memiliki ketahanan korosi yang baik untuk pengelasan stainless steel 316. Elektroda ini cocok untuk banyak kebutuhan industri umum yang menggunakan material stainless steel dan membutuhkan hasil las kuat serta tahan terhadap lingkungan korosif ringan hingga sedang.

Namun, NC-36L memiliki keunggulan pada aplikasi yang membutuhkan ketahanan lebih baik terhadap intergranular corrosion. Karena kandungan karbonnya lebih rendah, NC-36L dapat membantu mengurangi risiko sensitization setelah pengelasan.

Hal ini membuat NC-36L lebih tepat digunakan pada pekerjaan stainless steel yang berhubungan dengan lingkungan korosif, suhu kerja tertentu, atau aplikasi yang membutuhkan performa sambungan lebih stabil dalam jangka panjang.

5. Perbedaan Aplikasi

NC-36 cocok digunakan untuk pekerjaan stainless steel 316 secara umum. Contohnya adalah fabrikasi, manufaktur, perbaikan komponen stainless, konstruksi ringan hingga menengah, serta kebutuhan maintenance industri.

NC-36L lebih tepat digunakan untuk stainless steel 316L, terutama pada aplikasi yang menuntut ketahanan korosi lebih tinggi. Elektroda ini dapat digunakan pada pekerjaan tangki stainless, pipa stainless, peralatan industri kimia, komponen di lingkungan marine, dan pekerjaan lain yang membutuhkan deposit las low carbon.

Jika pekerjaan Anda membutuhkan pilihan kawat las elektroda untuk material stainless steel, pemilihan antara NC-36 dan NC-36L sebaiknya disesuaikan dengan tipe material, kondisi lingkungan kerja, dan standar kualitas sambungan yang dibutuhkan.

Fungsi NC-36 dan NC-36L dalam Pengelasan Stainless Steel

Fungsi utama NC-36 adalah membantu proses pengelasan stainless steel 316 agar menghasilkan sambungan yang kuat, stabil, dan memiliki ketahanan korosi baik. Elektroda ini cocok digunakan ketika material yang dilas adalah stainless steel 316 dan tidak membutuhkan persyaratan karbon rendah secara khusus.

Sementara itu, fungsi utama NC-36L adalah untuk pengelasan stainless steel 316L atau pekerjaan yang membutuhkan hasil las dengan kandungan karbon rendah. NC-36L membantu menjaga ketahanan korosi pada area las, terutama pada aplikasi yang berisiko mengalami intergranular corrosion setelah proses pengelasan.

Kapan Harus Menggunakan NC-36?

Gunakan NC-36 ketika material yang dilas adalah stainless steel tipe 316 dan pekerjaan tidak secara khusus mensyaratkan deposit las low carbon. Elektroda ini cocok untuk pekerjaan stainless steel umum yang membutuhkan hasil las dengan ketahanan korosi baik.

NC-36 juga dapat menjadi pilihan untuk fabrikasi, maintenance, dan pekerjaan industri yang menggunakan stainless steel 316 pada lingkungan kerja normal hingga korosif sedang.

Kapan Harus Menggunakan NC-36L?

Gunakan NC-36L ketika material yang dilas adalah stainless steel tipe 316L atau ketika pekerjaan membutuhkan ketahanan lebih baik terhadap risiko intergranular corrosion. NC-36L lebih sesuai untuk aplikasi yang membutuhkan deposit las low carbon.

NC-36L juga lebih direkomendasikan untuk pekerjaan stainless steel pada lingkungan yang lebih korosif, seperti industri kimia, area marine, tangki, pipa, dan peralatan yang membutuhkan ketahanan korosi lebih tinggi setelah pengelasan.

Kesimpulan

Perbedaan utama NC-36 dan NC-36L terletak pada klasifikasi, jenis material stainless steel yang dilas, kandungan karbon, ketahanan korosi, dan aplikasinya. NC-36 memiliki klasifikasi AWS A5.4 E316-16 dan digunakan untuk stainless steel 316. Sementara itu, NC-36L memiliki klasifikasi AWS A5.4 E316L-16 dan digunakan untuk stainless steel 316L atau pekerjaan yang membutuhkan deposit las low carbon.

Jika pekerjaan Anda menggunakan stainless steel 316 secara umum, NC-36 dapat menjadi pilihan yang sesuai. Namun, jika material yang digunakan adalah stainless steel 316L atau aplikasi membutuhkan ketahanan korosi lebih tinggi setelah pengelasan, NC-36L lebih tepat digunakan.

PT Intan Pertiwi Industri adalah produsen kawat las Kobelco sejak 1977 yang telah berpengalaman menyediakan berbagai kebutuhan elektroda las berkualitas untuk industri di Indonesia.

Untuk mendapatkan rekomendasi produk yang tepat sesuai kebutuhan proyek Anda, jangan ragu untuk menghubungi tim kami. Kami siap membantu Anda memilih elektroda las terbaik agar hasil pekerjaan lebih optimal dan sesuai standar.

hubungi kami sekarang untuk pemesanan kawat las

Artikel Lainnya

Sertifikat ISO

ISO 9001:2015

ISO 14001:2015

© 2026, PT. Intan Pertiwi Industri | Semua Hak Cipta Dilindungi.

Social Sticky